Taman Nasional Baluran dan tenangnya Pantai Bama, Situbondo

Taman Nasional Baluran merupakan salah satu dari sekian banyaknya taman nasional yang dimiliki oleh Indonesia, dan letaknya berada di dua wilayah yang berbeda yaitu wilayah Banyuputih,Situbondo dan wilayah Wongsorejo Banyuwangi, akan tetapi pintu masuk dari Taman Nasional Baluran sendri terletak di wilayah Banyuputih Situbondo.
Banyak oarang menyebut Taman Nasional Baluran sebagai Africa van Java atau little Africa dikarenakan suasananya yang hampir sama dengan keadaan alam di africa ketika memasuki musim kemarau, dimana kita bisa melihat hamparan savana yang menguning dan suasana terasa kering.


Foto diatas saya ambil dari bagian tim dokumentasi yang letaknya persis disebelah loket tempat pembelian tiket masuk, dan suasana yang tampak didalam foto tersebutlah yang akan kita saksikan jikalau kita berkunjung ke Taman Nasional Baluran pada saat musim kemarau, hanya saja pada saat kami berkunjung di bulan desember bertepatan dengan musim hujan sehingga kami tidak mendapatkan suasana seperti layaknya savana di Afrika karena kondisi Taman Nasional Baluran semua berwarna hijau.


Pada saat kita masuk kita akan membeli tiket seharga Rp 15.000 dan untuk Parkir kendaraan Rp. 10.000 (Khusus Mobil), tiket Rp. 15.000 dibagi menjadi dua bagian yaitu tiket pengamatan hidup liar Rp. 10.000 dan tiket masuk untuk wisatawan lokal Rp. 5000, dan semua tiket tersebut dapat kita peroleh di loket pembelian tiket yang letaknya kurang lebih 300 meter dari pintu gerbang utama Taman Nasional Baluran.





Setelah kita membeli tiket maka kita dapat masuk Taman Nasional Baluran dengan mengikuti jalur yang memang sudah disiapkan oleh pengelola, tapi jangan kaget karena jalannya tidak terlalu bagus kadang bertemu dengan kubangan atau lumpur dan batu-batuan ya...namanya juga taman nasional, kalau jalannya mulus mah di jalan tol he..he..he.. sepanjang perjalanan sejauh 13Km dari tempat pembelian loket menuju Savana Bekol kita akan menjumpai pemandangan hutan yang luar biasa indah ditambah dengan banyaknya kehidupan liar yang ada disana kita akan selalu menjumpai monyet, burung, ayam hutan, kupu-kupu, dan juga binatang liar lainnya, dan tak lupa kita akan melewati jalur Evergreen ini merupakan jalur favorit karena dijalur ini semua tumbuhan akan selalu hijau baik itu di musim kemarau apalagi dimusim hujan.


Jalur Evergreen sendiri kurang lebih berjarak 5Km panjangnya, jangan lupa untuk mengabadikannya jadi siapkan kamera kita ketika melewati tempat ini, karena pemndangan ditempat ini juga luar biasa menarik. Setelah menempuh jarak 13 Km dari tempat pembelian tiket kita akan sampai di Savana Bekol tempat yang merupakan icon dari Taman Nasional Baluran, tempat yang akan membuat kita benar-benar serasa berada di Africa. Ciri khas dari Savana Bekol adalah adanya tanduk dan tulang belulang kepala banteng yang digantung, selain itu hamparan rumput yang luas dan juga pemandangan gunung baluran yang terlihat jelas dari tempat ini, karena alamnya yang luar biasa sampai-sampai Raisa membuat video klip lho ditempat ini.




Perlu diingat apabila kita berkunjung ke Savana Bekol ini pada saat musim penghujan maka berhati-hatilah pada saat memasukinya, karena di musim tersebut Savana Bekol menjadi tempat berkembang biaknya ular kobra, kita akan banyak sekali menjumpai ular kobra disana, jadi berhati-hatilah jangan masuk terlalu jauh dari jalan utama.

Savana Bekol sendiri memiliki luas kurang lebih 300 Ha dan merupakan savana terluas yang ada di Pulau Jawa. Di savana ini kita akan sering menjumpai binatang seperti monyet, kawanan rusa, banteng, bahkan kalau beruntung bisa bertemu dengan burung merak, selain itu di tempat ini juga kita akan melihat adanya penginapan yang dibuat oleh pengelola, jadi bagi anda yang siap uji nyali bermalam ditempat ini silahkan menghubungi pengeloloa Taman Nasionla Baluran ya ha..ha..ha..ha..

Kurang lebih 3Km dari Savana Bekol kita akan menjumpai Pantai Bama, pantai ini sama sekali tidak memiliki ombak, sangat tenang cocok untuk kita yang ingin snorkling tapi peralatan snorklingnya bawa sendiri-sendiri ya tidak ada tempat penyewaan disini soalnya, untuk mendapatkan pemandangan bawah lautnya memang kita harus berenang agak jauh dari bibir pantai, atau kita melompati hutan bakau yang ada disebelah bibir pantai, akan lebih aman jika snorkling bersama tim jangan sendirian untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, akan tetapi banyak orang yang bilang kita harus diving dipantai ini untuk bisa menemukan surga bawah lautnya, ya mau bagaimana lagi kami tidak punya peralatannya dan yang paling penting tidak punya license diving atau sertifikat diving jadi jangan coba-coba ya diving tanpa license bisa die  nanti, jadi cukup snorkling saja dulu deh....




Rute yang dapat ditempuh menuju Taman Nasional Baluran:

Dari Jakarta:

Gunakan Jasa Kereta api dari stasiun Pasar Senin (Gajahwong, Gaya Baru Malam, Bengawan, Jaka Tingkir Krakatau, Bogowonto, dan Progo) menuju stasiun Lempuyangan Yogyakarta, dari Stasiun Lempuyangan lanjut menggunakan kereta api lagi (Sri Tanjung) menuju stasiun Banyuwangi. kemudian kita bisa menyewa motor atau mobil untuk menuju Taman Nasional Baluran dengan melewati rute Jl. Raya Situbondo-Banyuwangi sejauh 35Km dan dapat ditempuh kurang lebih 1 Jam dan pintu Taman Nasional Baluran terletak disebelah kanan jalan.

Dari Bandung:

Gunakan Jasa Kereta api dari stasiun Bandung (Lodaya Pagi, Malabar, Argo Wilis, Mutiara Selatan, Lodaya Malam, dan Turangga) menuju stasiun Yogyakarta, dari stasiun Yogyakarta kita menuju ke Stasiun Lempuyangan, dari Stasiun Lempuyangan lanjut menggunakan kereta api lagi (Sri Tanjung) menuju stasiun Banyuwangi. kemudian kita bisa menyewa motor atau mobil untuk menuju Taman Nasional Baluran dengan melewati rute Jl. Raya Situbondo-Banyuwangi sejauh 35Km dan dapat ditempuh kurang lebih 1 Jam dan pintu Taman Nasional Baluran terletak disebelah kanan jalan.

Dari Yogyakarta:

Gunakan Jasa Kereta api dari Stasiun Lempuyangan (Sri Tanjung) menuju stasiun Banyuwangi. kemudian kita bisa menyewa motor atau mobil untuk menuju Taman Nasional Baluran dengan melewati rute Jl. Raya Situbondo-Banyuwangi sejauh 35Km dan dapat ditempuh kurang lebih 1 Jam dan pintu Taman Nasional Baluran terletak disebelah kanan jalan.

Semoga bisa menjadi refrensi untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Baluran, jangan lupa jaga selalu kebersihan buanglah sampah pada tempatnya jika tidak ada tempat sampah, simpanlah sampahmu sampai menemukan tempat sampah, hargai alam, maka alam akan melindungimu.

Berikut ini video mengenai keindahan Taman Nasional Baluran mudah-mudahan bisa menjadi refrensi untuk teman-teman sebelum berkunjung kesana, selamat menonton jangan lupa like dan subscribenya ya. Terimakasih.


Related Posts:

0 Response to "Taman Nasional Baluran dan tenangnya Pantai Bama, Situbondo"

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan bertanya mengenai perjalanan kami, dengan senang hati kami akan menjelaskannya kepada Anda