Gua Maria Sawer Rahmat Desa Cisantana - Cigugur Kuningan

Gua Maria Sawer Rahmat terletak di desa Cisantana, Kec. Cigugur, Kab. Kuningan, Jawa Barat, indonesia terletak di lereng sebelah timur kaki Gunung Ciremai pada ketinggian kurang lebih 700 m diatas permukaan laut, Koordinat GPS : S6°56'57.9" E108°26'43.2" Akses jalan : S6°56'51" E108°26'47.5".
daerah disekitaran Gua Maria Sawer Rahmat ini merupakan wilayah pertanian dengan suhu udara yang lumayan dingin. Cigugur sendiri merupakan daerah misi untuk penyebaran agama Katholik sejak zaman dahulu, sehingga jangan kaget perbandingan umat islam dan juga umat nasrani di cigugur adalah 50% untuk umat islam dan juga 50% untuk umat nasarani. dan jangan salah toleransi di sini berjalan dengan sangat baik kita bisa menyaksikan masjid berdiri berdekatan dengan gereja dan semua orang disini juga sangat ramah semua saling membantu satu sama lain ketika sedang ada pembangunan masjid umat narani ikut membatu dan juga sebaliknya ketika umat nasrani membangun gereja umat muslim juga ikut membantu, luar biasa indah toleransi di daerah ini.

Menurut cerita orang-orang disana Gua Maria Sawer Rahmat ini dibangun atas inisiatif warga cigugur sendiri, Gua Maria tersebut terletak di sebuah bukit yang bernama Bukit Totombok, sebelah barat Desa Cisantana. Gua Maria Sawer Rahmat kini seakan-akan telah menjadi tempat keramat dan seringkali menjadi tempat prosesi keagamaan. Peresmian Gua Maria Sawer Rahmat ini dilakukan pada tanggal 21 Juli 1990 oleh Kardinal Tomko.

berduakelilingindonesia.com

Rute untuk mencapai Gua Maria Sawer Rahmat :

Dari Jakarta:

Jakarta - Cirebon - Kuningan, sebelum masuk kota Kuningan, di terminal Cirendang belok kanan menuju Cigugur (3 km) dari Cigugur naik ke Cisantana 

Dari Bandung:

Bandung - Tasikmalaya - Kuningan - Cirebon. Sebelum masuk kota Kuningan (sesudah Waduk Darma) atau di Cigadung belok ke kiri melewati Cigugur kemudian naik ke Cisantana.

Untuk informasi mengenai penginapan, konsumsi, dan juga jadwal misa dapat menghubungi Hubungi WKRI Cisantana atas nama Ibu Gunawan (0233) 875234 (mudah-mudahan belum ada perubahan) atau bisa langsung menghubungi Gereja Katolik Kristus Raja- Paroki Cigugur, Kuningan: Alamat; Jl. Rumah Sakit 7, Cigugur, Kuningan 45552 Telp: (0232) 873210

Setelah Anda memarkirkan kendaraan Anda, saya lebih menyarankan Anda memarkir kendaran di parkiran yang terletak diatas dekat dengan tempat berjulan oleh-oleh pada pintu keluar agar lebih mudah dan lebih dekat. Maka setelah itu Anda akan masuk menuju pemberhentian awal yaitu taman getsemani disana merupakan titik awal persiapan umat nasrani sebelum melakukan prosesi jalan salib di taman getsemani tersebut Anda akan melihat lukisan indah dengan gambar Tuhan Yesus sedang berdoa dalam menghadapi sakratul maut.



Jalan Salib (Bahasa Latin: Via Crucis, dikenal juga sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan) merujuk pada penggambaran masa-masa terakhir (atau Penderitaan) Yesus, dan devosi yang memperingati Penderitaan tersebut. Tradisi sebagai devosi yang diadakan di gereja dimulai oleh Santo Fransiskus Assisi dan menyebar ke seluruh Gereja Katolik Roma pada abad pertengahan. Seperti pada umumnya Jalan Salib dibagi atas 14 pemberhentian yaitu (https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_Salib):
  1. Yesus di hukum mati
  2. Yesus memanggul salib
  3. Yesus Jatuh untuk pertama kalinya
  4. Yesus berjumpa dengan ibu-Nya
  5. Yesus ditolong oleh simon dari Kirine
  6. Wajah Yesus diusap oleh Veronika
  7. Yesus jatuh untuk kedua kalinya
  8. Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya
  9. Yesus jatuh untuk ketiga kalinya
  10. Pakaian Yesus ditanggalkan
  11. Yesus disalibkan
  12. Yesus wafat di kayu salib
  13. Yesus diturunkan dari salib
  14. Yesus dimakamkan
Pada Gua Maria Sawer Rahmat ini juga terdapat 14 pemberhentian Jalan salib sebelum menuju ke titip paling puncak yaitu Gua Maria dan juga kapel tempat dilaksanakannya misa.

Pemberhentian Pertama:



Pemberhentian Kedua:
 

Pemberhentian ketiga:


Pemberhentian keempat:


Pemberhentian kelima:


Pemberhentian keenam:


Pemberhentian ketujuh:


Pemberhentian kedelapan:


Pemberhentian kesembilan:


Pemberhentian kesepuluh:


Pemberhentian kesebelas:


Pemberhentian keduabelas:


Pemberhentian ketigabelas: (Maaf tidak sempat mengambil Gambar)

Pemberhentian keempatbelas:


Setelah 14 pemberhentian selesai maka kita akan sampai di Gua Maria, dan juga tidak terlalu jauh dari Gua Maria terdapat kapel tempat dimana kita bisa melakukan sembayang dengan cara semedi ataupun juga bisa melakukan misa mingguan seperti biasa (kapel Kebangkitan). Anda akan merasakan suasana teduh dengan pohon beringin yang besar memberikan kesan teduh pada saat Anda duduk dan berdoa, dengan kucuran air yang berasal dari mata air pegunungan yang alami, kita dapat langsung membasuh wajah, tangan, dan kaki kita sebelum berdoa sehingga semua lelah akan terobati dengan kesegaran airnya, airnya pun bisa Anda tampung dan dibawa pulang ( bayak sekali kepercayaan mengenai Gua Maria dimana mata air yang berasal dari Gua Maria dapat menyembuhkan segala macam penyakit badan dan juga hati ), dengan keindahan taburan bunga yang berasal dari pengunjung dan juga nyala lilin yang memenuhi dasaran kaki Bunda Maria semakin menambah kekhusukan Anda berdoa untuk bersyukur dan juga mengucapkan permohonan. Setiap malam Jumat Kliwon, atau Jumat Agung, di Gua Maria ini berlangsung acara Misa Suci. Pada upacara Jumat Agung itu, prosesi dimulai dengan upacara pembukaan di Taman Getsemani. Acara itu kemudian dilanjutkan dengan "kisah sengsara" melalui prosesi jalan salib. Lalu, penghormatan salib di salib besar di bukit itu, tabur bunga di makam Yesus dan upacara komuni di Gua Maria. Acara ini biasanya terbuka untuk umum.









Demikian informasi mengenai Gua Maria Sawer Rahmat semoga dapat membantu Anda yang ingin berkunjung kesana, selamat berziarah Tuhan memberkati.


Related Posts:

10 Responses to "Gua Maria Sawer Rahmat Desa Cisantana - Cigugur Kuningan"

  1. Wah ternayat Goa Maria ini ada di Kuningan ya. Kukira masih masuk wilayah Cirebon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali karena memang secara administrasi kalau saya tidak salah, Goa Maria Sawer Rahmat ini masuk di dalam lingkup Paroki Cigugur Kuningan, terimakasih Sudah berkunjung

      Hapus
    2. apakah hanya utk umat katolik saja? sy seorang muslim, sempat melihat tempat ini ketika pergi ke palutungan, tetapi ragu untuk mampir. Terima kasih..

      Hapus
    3. Memang Goa Maria adalah tempat perziarahan dan tempat doa bagi umat katolik diseluruh dunia, akan tetapi kami sebagai umat katolik tidak pernah ada larangan untuk orang diluar katolik untuk masuk dan melihat Goa Maria, banyak teman-teman kami yang beragama muslim ataupun yg lain juga masuk untuk sekedar melihat dan juga mengabadikannya dengan foto, akan tetapi karena ini adalah tempat berdoa saya sering memperingatkan kepada teman-teman yang lain untuk bisa menjaga ketertiban seperti tidak bicara keras-keras dan juga menjaga sikap saja supaya tidak mengganggu orang lain yang sedang berdoa, buat saya pribadi sih "Dia yang bukan saudaramu dalam iman adalah saudaramu dalam kemanusiaan" (Ali bin Abi Thalib), Terimakasih sudah berkunjung.

      Hapus
  2. Saya tertarik ingin kesini sekalian merayakan paskah 2017, apakah di sekitar gua maria atau gereja paroki ada rumah penginapan atau rumah retret yg kiranya kita bisa menginap/sewa disitu. mohon kabar. terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung,untuk penginapan atau rumah retret saya kira banyak, nanti setelah anda sampai disana dan bertanya kepada warga sekitar sana pasti mereka akan menunjukan tempat yang cocok untuk anda menginap, atau anda bisa mengunjungi gereja katolik Kristus Raja, Paroki cigugur dan bertanya untuk rumah singgah yang dikelola oleh paroki disana, saya juga sudah mencantumkan no telponnya silahkan dihubungi terlebih dahulu. Terimakasih

      Hapus
  3. Kak saya boleh minta nomor pihak tempat ziarah atau paroki sana? Karna saya mau ziarah kesana juga. Terimankasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung, mohon maaf saya balasnya terlalu lama karena saya sedang berada diluar indonesia untuk bekerja, untuk nomer telpon dan alamat paroki sudah saya lampirkan didalam tulisan saya di bagian paling atas dekat dengan penjelasan rute. Selamat berziarah. Tuhan memberkati

      Hapus
  4. saya lagi baca2 di sini malah tertarik pas liat fotonya..Anda alumni SaDhar kah? kaya familiar..hehe.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah berkunjung, salam kenal juga mas, kami memang alumni sadhar, kami angkatan 2004 jurusan mekatronik dan P.Fis, mudah-muadahan informasi yang kami berikan bisa membantu. Terimakasih Tuhan memberkati

      Hapus

Terimakasih sudah berkunjung, silahkan bertanya mengenai perjalanan kami, dengan senang hati kami akan menjelaskannya kepada Anda