Rute dan Transportasi menuju Pemandian air panas Cibolang - Pangalengan

Pemandian air panas Cibolang ini terletak di Desa Wayang Windu, Kecamatan Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Pemandian air panasnya sendiri sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 1985. Melihat adanya banyak pengunjung, maka lokasi ini dikembangkan menjadi tempat wisata yang lebih baik pada tahun 1987 dengan cara menambahkan kolam, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Sejak tahun 1990, fasilitas di objek wisata inipun semakin lengkap untuk menambah kenyamanan para pengunjung.

Pemandian air panas Cibolang terletak di ketinggian sekitar 1.450 meter di atas permukaan laut ini memiliki suhu udara 23-25° C, pemandian air panas Cibolang ini dikelilingi oleh keindahan alam yang benar-benar memanjakan mata sehingga kita bisa berendam sambil melihat pemandangan hutan dengan pohon pohon yang berdiri tegak dan mendengar kicauan burung dan serangga.



Rute menuju Pemandian air panas Cibolang

Dengan menggunakan kendaraan pribadi

Kita bisa melewati jalur Kopo-Soreang >> setelah bertemu bunderan soreang belok kiri (melewati rumah makan kampung sawah) >> setelah menemukan pertigaan jika kekanan kita menuju ke polres dan kekiri kita menuju majalaya maka kita belok kekiri >> lurus terus sampai kita menemukan pertigaan kedua jika kita lurus maka kita akan menuju majalaya dan jika kita belok kanan maka kita akan menuju ke arah banjaran >> kita belok kekanan lalu lurus terus sampai masuk kekota pangalengan >> ketika menemukan bundaran besar dikota pangalengan maka kita bisa melihat plang petunjuk jalan untuk ke Cibolang kita belok kiri jangan sampai salah disini ya nanti kita bisa nyasar sampai pamempeuk garut >> dari budaran besar itu kurang lebih 30 menit lagi kita sampai di gapura perkebunan teh malabar


 Gapura perkebunan teh malabar

>> jika sudah ketemu gapura perkebunan teh malabar maka kita belok kiri lurus terus saja sampai menemukan papan petunjuk arah bertulisakan Pemandian air panas Cibolang setelah itu kita belok kiri, kurang lebih 1 km masuk dengan jalanan yang masih berbatu-batu setelah itu kita akan menemukan gapura bertulisakan Cibolang.

 Papan Petunjuk Cibolang


Related Posts:

Pemandian Air Panas Cibolang - Pangalengan, Bagus Akan tetapi...?

Pemandian air panas Cibolang ini terletak di Desa Wayang Windu, Kecamatan Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Pemandian air panasnya sendiri sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 1985. Melihat adanya banyak pengunjung, maka lokasi ini dikembangkan menjadi tempat wisata yang lebih baik pada tahun 1987 dengan cara menambahkan kolam, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Sejak tahun 1990, fasilitas di objek wisata inipun semakin lengkap untuk menambah kenyamanan para pengunjung.

Pemandian air panas Cibolang terletak di ketinggian sekitar 1.450 meter di atas permukaan laut ini memiliki suhu udara 23-25° C, pemandian air panas Cibolang ini dikelilingi oleh keindahan alam yang benar-benar memanjakan mata sehingga kita bisa berendam sambil melihat pemandangan hutan dengan pohon pohon yang berdiri tegak dan mendengar kicauan burung dan serangga.

Rute menuju Pemandian air panas Cibolang

Dengan menggunakan kendaraan pribadi
Kita bisa melewati jalur Kopo-Soreang >> setelah bertemu bunderan soreang belok kiri (melewati rumah makan kampung sawah) >> setelah menemukan pertigaan jika kekanan kita menuju ke polres dan kekiri kita menuju majalaya maka kita belok kekiri >> lurus terus sampai kita menemukan pertigaan kedua jika kita lurus maka kita akan menuju majalaya dan jika kita belok kanan maka kita akan menuju ke arah banjaran >> kita belok kekanan lalu lurus terus sampai masuk kekota pangalengan >> ketika menemukan bundaran besar dikota pangalengan maka kita bisa melihat plang petunjuk jalan untuk ke Cibolang kita belok kiri jangan sampai salah disini ya nanti kita bisa nyasar sampai pamempeuk garut >> dari budaran besar itu kurang lebih 30 menit lagi kita sampai di Cibolang >> jika sudah ketemu gapura perkebunan teh malabar maka kita belok kiri lurus terus saja sampai menemukan papan petunjuk arah bertulisakan Pemandian air panas Cibolang setelah itu kita belok kiri, kurang lebih 1 km masuk dengan jalanan yang masih berbatu-batu setelah itu kita akan menemukan gapura bertulisakan Cibolang.

 Gerbang pintu masuk Cibolang

Pemandian ini terdiri dari beberapa kolam yang semua air panasnya bersumber dari mata air di Gunung Windu. Setiap kolam memiliki suhu air yang berbeda,  kedalaman kolam juga berbeda-beda, ada yang khusus dewasa, ada pula kolam pemandian untuk anak-anak, untuk kolam pertama yang dekat pintu masuk itu jika kita berendam air seukuran leher pria dewasa dan suhu bisa mencapai 40 derajat, sedangkan kolam kedua kolam yang cukup luas dengan ketinggian air mencapai 80 cm ya kira-kira seukuran perut pria dewasa suhu sekitaran 35 derajat, dan untuk kolam berendam yang ketiga merupakan kolam yeng terkena biaya retribusi untuk masuk kedalmnya yaitu Rp.10.000 sekali masuk selama 20 menit dan kolam ini cocok untuk berendam anak-anak.

Kolam pertama dekat pintu masuk

Kolam kedua kolam yang terluas

Kolam ketiga yang terkena biaya retribusi

Objek wisata air panas ini bisa dinikmati dengan biaya yang relatif murah. Cukup dengan membayar tiket seharga Rp11.000/orang, kita bisa mandi dan berendam di pemandian air panas sambil menikmati panorama alam yang tentunya tak bisa didapatkan di kota-kota besar.
 
 Daftar harga tiket masuk cibolang

Akan tetapi masih banyak kritikan yang harus saya lontarkan mengenai suasana di tempat ini, seperti tempat wisata pada umumnya semakin ramai tempat itu dikunjungi maka semakin banyak sampah yang tercecer disana ya memang pengelola salah juga karena tidak menyediakan bak-bak sampah yang memadahi di setiap sudut kolam, akan tetapi seharusnya sudah menjadi kesadaran kita bersama untuk membuang sampah pada tempatnya jika tidak ada tempat sampah tolong diusahakan disimpan di wadah pribadi atau plastik lalu dalam perjalanan pulang apabila menemukan tempat sampah segera dibuang disana. dengan pemandangan alam yang indah seharusnya tempat ini dikelola dengan baik karena potensi wisata disini cukup besar, kita bisa berendam dan merasakan panasnya air dengan mata memandang hijaunya pepohonan dengan hidung menghirup segarnya udara pegunungan dan telinga mendengar kicauan burung dan serangga tapi pengelolaan di tempat ini kurang begitu baik, dimana air keruh, kolam renangnya sudah tidak layak karena banyak keramiknya yang copot, lalu prosotan untuk anak-anak sudah tidak bisa dipakai lagi karena sudah berkarat dan gampang patah. kamar mandi yang kurang baik dan juga masih harus membayar Rp.3000 untuk sekali mandi seharusnya itu merupakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pengelola dan sewajarnya tiket sekali masuk sudah bisa berendam dan mengunakan toilet.

ya seharusnya pemerintah ikut campur disana untuk perbaikan tempat wisata ini supaya pengunjung semakin banyak dan bisa menjadi penghasilan tetap bagi para penduduk yang bermukim disana, sangat disayangkan sekali dengan potensi yang besar tapi dikelola dengn kurang baik, semoga kedepan pemandian air panas Cibolang semakin baik sehingga jumlah pengunjung juga semakiin banyak.




Related Posts:

Rute dan Transportasi menuju Pantai Pelabuhan Ratu

Pantai Pelabuhan Ratu yang terletak 60 km sebelah selatan dari kota Sukabumi, adalah sebuah tempat wisata di pesisir selatan Jawa Barat, di Samudra Hindia. Ombaknya terkenal sangat kuat dan karena itu sangat berbahaya dan dianjurkan untuk anak-anak yang ingin berenang diperlukan pengawasan yang ekstra dari kedua orang tuanya.

Pantai Pelabuhan Ratu terkenal karena terdiri dari perpaduan antara pantai yang curam dan landai, batu-batu karang yang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.


Untuk lebih jelas rute menuju Pantai Pelabuhan ratu seperti dibawah ini:

Dengan menggunakan Kendaraan Pribadi Pribadi:

Jakarta
Jakarta (Cawang) > Tol Jagorawi > Exit Ciawi > Ciawi > Cicurug > Parung Kuda > Cibadak > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhanratu 
Bandung
Bandung (Pasteur) > Tol Purbaleunyi (Cipularang) > Exit Padalarang  > Padalarang > Cipatat > Rajamandala > Ciranjang > Cianjur > Gekbrong > Sukaraja > Sukabumi > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhanratu
 

Menggunakan Kendaraan Umum:

Dari bandung

1.      Dari terminal Leuwi Panjang bandung Naik Bus Bandung-Sukabumi lalu turun di terminal Sukabumi. (Atau bisa nain travel Siliwangi Trans)

2.      Dari terminal Sukabumi naik bus jurusan Pelabuhan Ratu turun di Pelabuhan Ratu

3
Daftar Harga Bus Jurusan Bandung-Sukabumi (MGI)

Dari Bogor

1.      Dari terminal yang terletak di Jakarta naik bus jurusan Bogor turun di terminal Baranangsiang Bogor.

2.      Dari terminal Baranangsiang Bogor naik bus jurusan Pelabuhan Ratu turun di Pelabuhan Ratu

 

Related Posts:

Pantai Pelabuhan ratu yang penuh misteri

Pantai Pelabuhan Ratu yang terletak 60 km sebelah selatan dari kota Sukabumi, adalah sebuah tempat wisata di pesisir selatan Jawa Barat, di Samudra Hindia. Ombaknya terkenal sangat kuat dan karena itu sangat berbahaya dan dianjurkan untuk anak-anak yang ingin berenang diperlukan pengawasan yang ekstra dari kedua orang tuanya.

Pantai Pelabuhan Ratu terkenal karena terdiri dari perpaduan antara pantai yang curam dan landai, batu-batu karang yang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.


Berdua di Pelabuhan ratu

Pantai Pelabuhan Ratu mempunyai daya tarik sendiri, sehingga Presiden Soekarno (Presiden pertama Indonesia) mendirikan tempat peristirahatannya pada tahun 1960 di Tanjo Resmi. Selain itu, atas inisiatif Soekarno pula didirikanlah Samudera Beach Hotel, salah satu hotel mewah pertama yang dibangun di Indonesia pada kurun waktu yang sama dengan Hotel Indonesia, Bali Beach Hotel, dan Toko Serba Ada "Sarinah", yang kesemuanya menggunakan dana rampasan perang dari Jepang.

Menurut kepercayaan rakyat setempat, Pantai Pelabuhan Ratu dihuni oleh Nyai Roro Kidul, yang diakui sebagai penguasa Pantai Selatan. Kepercayaan ini begitu kuatnya sehingga konon di Samudera Beach Hotel disediakan sebuah kamar khusus untuk tempat kediaman sang penguasa.



Untuk lebih jelas rute menuju Pantai Pelabuhan ratu seperti dibawah ini:

Dengan menggunakan Kendaraan Pribadi Pribadi:
Jakarta
Jakarta (Cawang) > Tol Jagorawi > Exit Ciawi > Ciawi > Cicurug > Parung Kuda > Cibadak > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhan Ratu 
Bandung
Bandung (Pasteur) > Tol Purbaleunyi (Cipularang) > Exit Padalarang  > Padalarang > Cipatat > Rajamandala > Ciranjang > Cianjur > Gekbrong > Sukaraja > Sukabumi > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhan Ratu
 

Menggunakan Kendaraan Umum:

Dari bandung

1.      Dari terminal Leuwi Panjang bandung Naik Bus Bandung-Sukabumi lalu turun di terminal Sukabumi. (Atau bisa nain travel Siliwangi Trans)

2.      Dari terminal Sukabumi naik bus jurusan Pelabuhan Ratu turun di Pelabuhan Ratu

3
Daftar Harga Bus Jurusan Bandung-Sukabumi (MGI)

Dari Bogor

1.      Dari terminal yang terletak di Jakarta naik bus jurusan Bogor turun di terminal Baranangsiang Bogor.

2.      Dari terminal Baranangsiang Bogor naik bus jurusan Pelabuhan Ratu turun di Pelabuhan Ratu



Dari Bekasi

1.      Dari terminal Bekasi naik bus jurusan Bogor turun di terminal Baranangsiang Bogor.

2.      Dari terminal Baranangsiang Bogor naik bus jurusan Pelabuhan Ratu turun di Pelabuhan Ratu
     Pantai Pelabuhan Ratu saat ini memang sudah kurang begitu memuaskan sebagai tempat wisata, dikarenakan bukan pantainya yang kurang menarik, akan tetapi budaya masyarakat kita yang masih belum bisa mengerti dan memahami tentang pelestarian lingkungan hidup, dimana masih saja orang merokok ditempat wisata dan membuang puntungnya di pasir pantai dan juga laut, atau meninggalkan sisa bekas makanan dan jajanan di sepanjang garis bibir pantai, bahkan sekarang penjual makanan sudah bisa berkeliaran bebas di bibir pantai, ini sudah menjadi masalah serius untuk pemerintah untuk segera mengeluarkan peraturan untuk dilarangnya penjual masuk kekawasan bibir pantai dan juga menindak tegas semua pelaku yang merusak lingkungan terutama yang dengan seenaknya membuang sampah sembarangan. 

      Ditambah dengan berdirinya PLTU di Pelabuhan Ratu menjadi semakin mengurangi keindahan pantai ini, kok bisa-bisanya PLTU berdiri ditempat seindah ini...??? ya bagaimana pun sekarang semua sudah terjadi tinggal bagaimana kita mencoba untuk menjadi orang yang mengerti bagaimana kita bisa melestarikan kekayaan alam kita ini yang kelak juga akan disaksikan oleh anak cucu kita, mau anak dan cucu kita tidak bisa melihat lagi keindahan Pantai Pelabuhan Ratu..?? 
      
      ya selebihnya menyenangkan berada dipantai ini deburan ombaknya selalu menenangkan hati dimana pikiran selalu terbayang orang-orang yang tidak bertanggug jawab.


Suasana Pantai Pelabuhan Ratu yang penuh sesak dengan pengunjung


Related Posts:

Rute dan Transportasi menuju Observatorium Bosscha


Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia, sangat cocok untuk para penggila astronomi. Lokasinya berada di Lembang, Jawa Barat, sekitar 15 km di bagian utara Kota Bandung. Tempat ini berdiri di atas tanah seluas 6 hektar, berada di atas ketinggian 1310 mdpa atau pada ketinggian 630 meter dari Plato Bandung. Untuk kode Observatorium Persatuan Astronomi Internasional untuk Observatorium Boscha adalah 299.



 Rute dan transportasi yang dapat ditempuh:


Dengan menggunakan kendaraan Pribadi

Dari Jl. Setiabudi Bandung, silahkan ambil jalan ke arah lembang. Dalam perjalanan akan melewati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) dan terminal Ledeng. Setelah sampai terminal Ledeng, teruskan perjalanan ke arah Lembang. Ikuti jalan sampai Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Setelah kurang lebih 400 meter, akan sampai gerbang bawah Observatorium Bosscha yang berada di kanan jalan. Kendaraan besar seperti Bus di parkir di depan gerbang ini. Perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki sekitar 800 meter, melewati gerbang atas, dan sampai di Observatorium.

Dengan menggunakan kendaraan Umum

1. Dari Stasiun Hall Bandung
    Naik Angkutan Kota St. Hall - Lembang, turun di gerbang bawah Observatorium.
2. Dari Terminal Bus Cicaheum
    Naik Angkutan Kota Cicaheum - Ledeng, Turun di terminal Ledeng,
    dilanjutkan naik St. Hall - Lembang, Turun di gerbang bawah Observatorium.
3. Dari Terminal Leuwi Panjang
    Naik Bus Damri arah Ledeng. Dari Ledeng naik St. Hall - Lembang,
    turun di gerbang bawah Observatorium.


Related Posts:

Observatorium Bosscha, bulan dan bintang yang akan kau jumpai

Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia, sangat cocok untuk para penggila astronomi. Lokasinya berada di Lembang, Jawa Barat, sekitar 15 km di bagian utara Kota Bandung. Tempat ini berdiri di atas tanah seluas 6 hektar, berada di atas ketinggian 1310 mdpa atau pada ketinggian 630 meter dari Plato Bandung. Untuk kode Observatorium Persatuan Astronomi Internasional untuk Observatorium Boscha adalah 299.


Observartorium Boscha (dulunya bernama Bosscha Sterrenwacht ) di bangun oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia-Belanda. Pada rapat pertama NISV, diputuskan bahwa akan dibangun sebuah observatorium di Indonesia demi memajukan Ilmu Astronomi di Hindia-Belanda. Dan pada rapat itulah, Karel Albert Rudolf Bosscha bersedia menjadi penyandang dana utama dan berjanji akan memberikan bantuan pembelian teropong bintang. Dia adalah seorang tuan tanah di perkebunan teh Malabar. Dan sebagai penghargaan atas jasanya dalam pembangunan RI. Setelah Institut Teknologi Bandung (ITB) berdiri pada tahun 1959, Observatorium Bosscha kemudian menjadi bagian dari ITB. Dan sejak saat itu, Bosscha difungsikan sebagai lembaga penelitian dan pendidikan formal Astronomi di Indonesia. 



Rute untuk dapat meuju Observatorium Bosscha adalah sebagai berikut

Dengan menggunakan kendaraan pribadi

Dari Jl. Setiabudi Bandung, silahkan ambil jalan ke arah lembang. Dalam perjalanan akan melewati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) dan terminal Ledeng. Setelah sampai terminal Ledeng, teruskan perjalanan ke arah Lembang. Ikuti jalan sampai Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Setelah kurang lebih 400 meter, akan sampai gerbang bawah Observatorium Bosscha yang berada di kanan jalan. Kendaraan besar seperti Bus di parkir di depan gerbang ini. Perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki sekitar 800 meter, melewati gerbang atas, dan sampai di Observatorium.

Dengan menggunakan kendaraan umum

1. Dari Stasiun Hall Bandung
    Naik Angkutan Kota St. Hall >> Lembang, turun di gerbang bawah Observatorium.
2. Dari Terminal Bus Cicaheum
    Naik Angkutan Kota Cicaheum >> Ledeng, Turun di terminal Ledeng,
    dilanjutkan naik St. Hall  Lembang, Turun di gerbang bawah Observatorium.
3. Dari Terminal Leuwi Panjang
    Naik Bus Damri arah Ledeng. >> Dari Ledeng naik St. Hall - Lembang,
    turun di gerbang bawah Observatorium.


Untuk dapat meneropong bintang kita harus sudah jauh-jauh hari melakukan boking tempat, karena memang jumlah peserta dibatasi, dan Observatorium Bosscha menerapkan peraturan yang sangat ketat teman teman bisa melihatnya disitus berikut ini  http://bosscha.itb.ac.id/in/kunjungan.html.


Apabila kita tidak mendapatkan kesempatan untuk meneropong bintang, saya sarankan untuk mengunjungi sahabat dekat saya yaitu mas irfan dan juga pak endro yang merupakan peneliti dari Observatorium Bosscha yang saat ini memiliki toko penjualan teleskop dan bertempat tinggal tepat dibawah Observatorium Bosscha http://www.tokoteleskop.com/new/

Sehingga kita bisa berbicara sambil tawar menawar harga untuk membeli teleskop ( kalau tertarik he..he..) jikapun kita tidak melakukan pembelian hanya sekedar bertanya-tanya saja mas irfan dan juga pak endro akan membantu kita dengan senang hati, dan disana kita juga bisa mencoba teleskope yang mereka jual untuk melihat bulan dan juga planet didepan toko mereka.


 Melihat jupiter didepan tokoteleskop

Luar biasa pengalaman yang kami dapatkan saat berkunjung pertama kali ke tempat ini, untuk pertama kalinya saya melihat Planet Jupiter, dan juga Planet Sarturnus ditambah dengan eksotisnya kawah-kawah yang terdapat di bulan, tunggu apa lagi ayo ke Observatorium Bosscha.


Related Posts:

Rute dan Transportasi menuju Kawah Putih - Ciwidey

Ciwidey terletak di Jl. Raya Soreang Ciwidey 25 km dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Lebih lengkapnya di Jalan Kawah Putih Ciwidey Bandung Jawa Barat Indonesia. tak banyak kata yang bisa diungkapakan untuk mengagumi keindahan dari kawah putih ini, dengan air yang berwarna hijau dan batuan-batuannya yang berwarna putih menambah lengkap keeksotisannya.



Kawah Putih dapat di tempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Untuk Anda yang menggunakan kendaraan pribadi rute alternatif menuju kawasan wisata kawah putih adalah melalui tol Buah batu - Bojongsoang - Dayeuhkolot - Banjaran Soreang Ciwidey.



Berikut ini adalah petunjuk lengkap rute Jalan untuk menuju ke kawah putih - Ciwidey

Rute menuju Kawah Putih - Ciwidey

Ke arah selatan di Jalan Terusan Buah Batu menuju Jalan Adhyaksa Raya 400 m >> Terus ke Jalan Raya Bojongsoang 2,9 km >> Belok kiri menuju Jalan Raya Dayeuhkolot 700 m >> Belok sedikit ke kanan menuju Jalan Raya Banjaran 1,1 km >> Terus ke Jalan Banjaran Raya 3,6 km >> Belok kanan menuju Jalan Bojong Waru - Bojong Malaka 150 m >> Belok kiri menuju Jalan Bojong Pulus - Sukasari 1,4 km >> Terus ke Jalan Kampung Rancaenggang 400 m >> Terus ke Jalan Kampung Kalapatilu 650 m >> Belok kiri menuju Jalan Rancatungku 1,1 km >> Belok kanan menuju Jalan Sukamaju 400 m >> Belok kiri menuju Jalan Gandasoli 2,0 km >> Belok kiri menuju Jalan Gandasoli 350 m >> Belok kanan untuk tetap di Jalan Gandasoli 250 m >> Belok kanan menuju Jalan Gandasari 800 m >> Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Raya Soreang 3,2 km >> Belok kanan menuju Jalan Raya Soreang - Ciwidey 3,2 km >> Terus ke Jalan Raya Ciwidey 9,8 km >> Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Ciwidey - Rancabali 4,2 km >> Terus ke Jalan Ciwidey - Babakan Jampang 1,0 km >> Terus ke Jalan Babakan Jampang - Cibuni 4,7 km >> Belok kiri menuju Jalan Kawah Putih 190 m >> Belok sedikit ke kanan untuk tetap di Jalan Kawah Putih 5,3 km >> Sampai ke kawah putih ciwidey.

Transportasi menuju Kawah Putih - Ciwidey

Dengan menggunkan kendaraan umum / Bus

Anda dapat menggunakan Bus antar kota maupun bus antar Provinsi yang menuju kota Bandung dari daerah masing-masing dari mana saja Anda berasal, rute yang pertama harus anda tempuh adalah menuju terminal Leuwi Panjang Bandung. Kemudian setelah sampai di terminal leuwi panjang dapat dilanjutkan menuju lokasi Kawah Putih menggunakan kendaraan umum sebagai berikut :

Dari Terminal lewi Panjang naik Bus atau Mini Bus (L300) jurusan Bandung - Ciwidey, dan akan berhenti di terminal Ciwidey. >> Dari Terminal Ciwidey Naik Angkutan Umum (angkot) jurusan Ciwidey - Situ Patengang, Ciri mencolok dari angkot tersebut berwarna kuning, dan minta turun di pintu Gerbang Kawah Putih >> Dari Pintu Gerbang Menuju Lokasi Kawah menggunakan angkutan yang disediakan pengelola Obyek Wisata yaitu mobil shuttle

Related Posts:

Ciwidey kawah putih yang mempesona dan penuh dengan kenangan

Ciwidey terletak di Jl. Raya Soreang Ciwidey 25 km dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Lebih lengkapnya di Jalan Kawah Putih Ciwidey Bandung Jawa Barat Indonesia. tak banyak kata yang bisa diungkapakan untuk mengagumi keindahan dari kawah putih ini, dengan air yang berwarna hijau dan batuan-batuannya yang berwarna putih menambah lengkap keeksotisannya.

Pengalaman kami berdua saat berkunjung ke ciwidey sebanyak dua kali sangatlah mengesankan akan tetapi memang dianjurkan berkunjung ke ciwidey janganlah di saat musim penghujan karena kita tidak akan bisa merasakan keindahannya, karena kami sempat berkunjung disaat musim hujan, yang kami dapatkan diatas adalah udara yang sangat dingin mencapai 8 derajat celcius, ditambah dengan hujan dan uap belerang yang menimbulkan bau yang kurang mengenakan.

Jika berkunjung baiknya disaat musim kemarau, maka mata kita akan diberikan suatu pemandangan bak surga yang ada di bumi, benar-benar luar biasa, pantulan cahaya matahari di air yang berwarna hijau ditambah dengan batuan-batuan yang berwarna putih dan juga kabut yang mengelilinginya sehingga cocok sekali untuk para pasangan yang ingin berfoto prewed.


Kawah Putih dapat di tempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Untuk Anda yang menggunakan kendaraan pribadi rute alternatif menuju kawasan wisata kawah putih adalah melalui tol Buah batu - Bojongsoang - Dayeuhkolot - Banjaran Soreang Ciwidey.

Berikut ini adalah petunjuk lengkap rute Jalan untuk menuju ke kawah putih - Ciwidey

Rute menuju Kawah Putih - Ciwidey

Ke arah selatan di Jalan Terusan Buah Batu menuju Jalan Adhyaksa Raya 400 m >> Terus ke Jalan Raya Bojongsoang 2,9 km >> Belok kiri menuju Jalan Raya Dayeuhkolot 700 m >> Belok sedikit ke kanan menuju Jalan Raya Banjaran 1,1 km >> Terus ke Jalan Banjaran Raya 3,6 km >> Belok kanan menuju Jalan Bojong Waru - Bojong Malaka 150 m >> Belok kiri menuju Jalan Bojong Pulus - Sukasari 1,4 km >> Terus ke Jalan Kampung Rancaenggang 400 m >> Terus ke Jalan Kampung Kalapatilu 650 m >> Belok kiri menuju Jalan Rancatungku 1,1 km >> Belok kanan menuju Jalan Sukamaju 400 m >> Belok kiri menuju Jalan Gandasoli 2,0 km >> Belok kiri menuju Jalan Gandasoli 350 m >> Belok kanan untuk tetap di Jalan Gandasoli 250 m >> Belok kanan menuju Jalan Gandasari 800 m >> Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Raya Soreang 3,2 km >> Belok kanan menuju Jalan Raya Soreang - Ciwidey 3,2 km >> Terus ke Jalan Raya Ciwidey 9,8 km >> Belok sedikit ke kiri menuju Jalan Ciwidey - Rancabali 4,2 km >> Terus ke Jalan Ciwidey - Babakan Jampang 1,0 km >> Terus ke Jalan Babakan Jampang - Cibuni 4,7 km >> Belok kiri menuju Jalan Kawah Putih 190 m >> Belok sedikit ke kanan untuk tetap di Jalan Kawah Putih 5,3 km >> Sampai ke kawah putih ciwidey.

Transportasi menuju Kawah Putih - Ciwidey

Dengan menggunkan kendaraan umum / Bus

Anda dapat menggunakan Bus antar kota maupun bus antar Provinsi yang menuju kota Bandung dari daerah masing-masing dari mana saja Anda berasal, rute yang pertama harus anda tempuh adalah menuju terminal Leuwi Panjang Bandung. Kemudian setelah sampai di terminal leuwi panjang dapat dilanjutkan menuju lokasi Kawah Putih menggunakan kendaraan umum sebagai berikut :

Dari Terminal lewi Panjang naik Bus atau Mini Bus (L300) jurusan Bandung - Ciwidey, dan akan berhenti di terminal Ciwidey. >> Dari Terminal Ciwidey Naik Angkutan Umum (angkot) jurusan Ciwidey - Situ Patengang, Ciri mencolok dari angkot tersebut berwarna kuning, dan minta turun di pintu Gerbang Kawah Putih >> Dari Pintu Gerbang Menuju Lokasi Kawah menggunakan angkutan yang disediakan pengelola Obyek Wisata yaitu mobil shuttle

Setelah kita mencapai pintu gerbang Kawah Putih Ciwidey  maka kita akan menemukan gapura bertuliskan menggunakan mobil pribadi lurus terus, jika menggunakan BUS dan motor kita disuruh belok kanan untuk parkir ditempat yang sudah disediakan, dan berlanjut membeli tiket masuk dan tiket untuk menaiki mobil yang sudah disediakan oleh pihak wisata untuk menuju obyek wisata kawah putih, bisa dipastikan harga yang dipatok untuk mobil pribadi dan yang menggunakan kendaraan umum akan sangat berbeda tentu saja yang menggunakan mobil pribadi akan terkena biaya yang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan yang menggunakan kendaraan umum.sekedar info saja obyek wisata kawah putih buka tiap hari dari pukul 07:00WIB dan tutup pada pukul 17:00 WIB ( tertera pada gambar dibawah)

Gapura yang menunjukan tempat parkir kendaraan

Tempat pembayaran tiket masuk dan tempat naik kendaraan untuk menuju kawah putih

Kurang lebih 10 menit perjalanan dari bawah menuju kawah putih, apabila kondisi cuaca sedang bagus maka kita akan menikmati pemandangan alam yang sangat luar biasa di kanan kiri jalan, apabila sedang hujan ya sudah bisa dipastikan penyesalan lah yang terungkap, disamping tidak bisa melihat pemandangan rintikan air hujan dan suhu yang dingin menghampiri kita dari dalam kendaraan umum tersebut, sesampainya kita diatas maka kita kan disambut dengan tulisan besar yang bertuliskan "KAWAH PUTIH". lalu kita masih harus berjalan turun menuju kawah putihnya dengan menuruni anak tangga yang berjumlah ratusan, jangan kawatir kondisi jalan di tempat ini sudah sangat bagus karena terkelola dengan baik oleh pemerintah. setelah sampai di bawah maka kita akan langsung mendapatkan pemandangan yang sangat menyejukan mata ( asumsi cuaca cerah) dengan udara yang sejuk dan aroma khas belerang yang menyerbak, yang pasti tidak akan pernah anda lupakan.

Tulisan penyambut Kawah Putih

 Anak tangga yang bagus dan sangat aman

 Beginilah suasana kawah putih  ketika berkunjung di saat musim hujan

Oke semoga bisa menjadi refrensi teman-teman yang ingin berkunjung ke kawah putih ciwidey, jangan lupa teman-teman tetap dijaga kebersihannya, jangan buang sampah pada tempatnya "Keep Clean" Tuhan memberkati

Related Posts: