Pantai Sawarna surga tersembunyi di selatan Banten

Perjalan wisata kembali dimulai, saat ini kami melakukan perjalanan menuju salah satu pantai yang terletak disebelah selatan Provinsi Banten yaitu Pantai Sawarna. Pantai Sawarna terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Berjarak 150 km dari Rangkasbitung, Ibu Kota Kabupaten Lebak.
Pantai ini memiliki keunikan. Gerbang pantai Sawarna dengan Desa Sawarna dipisahkan oleh aliran sungai dangkal yang cukup lebar. Siapapun yang ingin pergi ke desa tersebut harus melewati jembatan kayu gantung.  Tentu ini menjadi pengalaman unik dan menantang layaknya sedang mengikuti outbound



Jembatan Gantung menuju Pasir Putih dan tanjung layar 

untuk rute perjalanan menuju pantai sawarna yang kami tempuh dimulai dari Bandung kami menggunakan travel Bandung-Sukabumi (Siliwangi Trans) Rp. 65.000/orang, kami berangkat dari Bandung jam 15:00 dan sampai disukabumi pukul 19:30 dikarenakan kami terkena macet pada saat keluar pintu tol pasteur dan juga di padalarang.


Siliwangi trans Bandung ( lantai dasar Baltos)


 Siliwangi Trans Sukabumi 

Sampai di Sukabumi kami putuskan untuk beristirahat di rumah penginapan yang dekat dengan travel karena hari sudah terlalu malam,  dengan mengeluarkan uang Rp. 240.000 kami mendapatkan kamar yang cukup besar sehingga cukup untuk 6 orang (Nama penginapan tersebut Daun Hijau tepatnya di JL. RE. Martadinarta), penginapan tersebut dari travel siliwangi trans tidak terlalu jauh sekitar +/- 400m, dari travel siliwangi trans kita nyebrang jalan lalu dari pertigaan lampu merah kita bisa belok kiri, nanti kita akan menemukan griya, bank BNI dan ruko-ruko pokoknya pusat perbelanjaan, jangan kuatir dipusat perbelanjaan tersebut terdapat ATM center komplit untuk beberapa bank yg umum dipakai oleh sebagian besar orang indonesia. jika kita menemukan pertigaan lagi jangan belok lurus saja sambil lihat kanan jalan disanalah posisi penginapan Daun hijau, kita harus menyebrang jalan kembali untuk sampai kepenginapan tersebut.


Penginapan Daun Hijau Sukabumi

Pada pagi harinya kami lanjut menuju Pantai sawarna dengan menggunakan kendaraan pribadi yang dimiliki oleh sahabat kami yang sangat baik hati mau menjemput kami di Sukabumi ( Terimakasih Pak Andre sekeluarga ), kami dari Sukabumi melawati Pelabuhan ratu, lalu melewati batas provinsi Jawa Barat dan Banten, jalan yang kami tempuh berkelok-kelok naik dan turun jadi diharapkan berhati-hati apalagi setelah memasuki provinsi Banten maka kondisi jalan semakin buruk, aspal yang terkelupas dan banyak sekali terdapat lubang yang lumayan besar. 

Untuk lebih jelas rute menuju Pantai Sawarna seperti dibawah ini:

Dengan menggunakan Kendaraan Pribadi Pribadi:

Jakarta ( melalui Pelabuhanratu)
Jakarta (Cawang) > Tol Jagorawi > Exit Ciawi > Ciawi > Cicurug > Parung Kuda > Cibadak > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhanratu > Cisolok > Bayah > Pantai Sawarna

Jakarta ( melalui Rangkasbitung)
Jakarta (Tomang) > Tol Jakarta – Tangerang > Gerbang Tol Cikupa > Tol tangerang – Merak > Exit Balaraja Barat > Balaraja > Raya Cikande > Raya Rangkasbitung > Rangkasbitung > Cileles > Warung Gunung > Gunung Kencana > Malingping > Bayah > Pantai Sawarna.

Bandung
Bandung (Pasteur) > Tol Purbaleunyi (Cipularang) > Exit Padalarang  > Padalarang > Cipatat > Rajamandala > Ciranjang > Cianjur > Gekbrong > Sukaraja > Sukabumi > Cikembar > Warung Kiara > Pelabuhanratu > Cisolok > Bayah > Pantai sawarna
 
Menggunakan Kendaraan Umum:
Dari bandung
  1. Dari terminal Leuwi Panjang bandung Naik Bus Bandung-Sukabumi lalu turun di terminal Sukabumi. (Atau bisa nain travel Siliwangi Trans)
  2. Dari terminal Sukabumi naik bus jurusan Pelabuhanratu turun di Pelabuhanratu
  3. Dari Pelabuhanratu naik elf jurusan Sawarna turun di Sawarna.
Daftar Harga Bus Jurusan Bandung-Sukabumi (MGI)


Dari Rangkasbitung Banten
  1. Dari terminal yang terletak di Jakarta naik bus jurusan Rangkasbitung turun di terminal Mandala Rangkasbitung.
  2. Dari terminal Mandala Rangkasbitung naik bus Rudi Rangkas-Bayah/ Elf Rangkas-Bayah/Cikotok turun di Bayah.
  3. Dari Bayah naik ojek ke Sawarna.


Dari Bogor
  1. Dari terminal yang terletak di Jakarta naik bus jurusan Bogor turun di terminal Baranangsiang Bogor.
  2. Dari terminal Baranangsiang Bogor naik bus jurusan Pelabuhanratu turun di Pelabuhanratu
  3. Dari Pelabuhanratu naik elf jurusan Sawarna turun di Sawarna

Dari Bekasi
  1. Dari terminal Bekasi naik bus jurusan Bogor turun di terminal Baranangsiang Bogor.
  2. Dari terminal Baranangsiang Bogor naik bus jurusan Pelabuhanratu turun di Pelabuhanratu
  3. Dari Pelabuhanratu naik elf jurusan Sawarna turun di Sawarna

    Nb: harus diperhatikan Elf yang menuju Pantai Sawarna dari Pelabuhanratu tidak terlalu banyak jadi jangan terlalu sore sampai dipelabuhan ratunya, dan persiapkan diri anda karena anda akan melalui jalan yang berkelok-kelok dan naik turun dan dengan kondisi jalan yang berlubang-lubang setelah memasuki batas Provinsi Jabar dan Banten


    12 Km sebelum Pantai Sawarna kami semua sudah dihadang oleh pemuda-pemuda dengan ID Card yang tidak jelas, dan meminta pungutan ( Kami yakin ini Pungli) karena ketika kami tanya berapa....???mereka hanya menjawab seiklasnya..!!! ya sudah dari pada terjadi keributan, kami akhirnya memberikan uang Rp. 5000, ya pada akhirnya jika sudah terekspose dunia luar maka semua akan dijadikan ladang usaha. dari sini saya pribadi sudah sangat yakin pantainya pasti sudah sangat ramai dan tidak bersih, dan benar saja setelah kami memasuki area pantai parkir mobil sudah berjejer dimana-mana dan pemaksaan untuk parkir diwilayah mereka pun semakin menjadi, tapi kami putuskan untuk tidak mengikuti parkir ditempat itu, kami terus melajukan kendaraan kami sampai ujung pantai dan disinilah kami mendapatkan obyek wisata Goa Langir, karena kami melihat masih sangat sepi kami mencoba masuk kedalamnya dengan membayar Rp.5000/orang 

    Tiket masuk Goa Langir

    kami tak menyangka justru ditempat seperti inilah yang kami cari, sepi pantainya masih bersih dari sampah dan juga sangat tenang ditambah dengan batu-batu karang dan juga kumpulan goa yang terbuat dari batu kapur menambah kesan indah pada pantai ini, pantai yang kami kunjungi ini masih terletak diarea Pantai Sawarna terletak kurang lebih 4 Km menyusuri bibir pantai dari Tanjung layar dan Pasir putih yang sudah terlalu penuh dengan manusia.



    Ombak dipantai ini lumayan besar sehingga cocok untuk pecinta surfing, ditambah adanya goa yang belum terekspos dunia luar (karena memang tidak ada pemandu disana untuk menyusuri goa) bagi yang membawa perlengkapan susur goa silahkan mencoba ( tapi resiko ditanggung sendiri ya ha..ha..ha..ha..)


    Pantai yang bersih dan ombak yang besar menjadi daya tarik bagi pantai ini


    Adanya hutan kecil dipinggir pantai membuat kesan yang tak terlupakan



    Batuan karang yang tinggi dan kokoh menjadi karakteristik pantai ini
    Oh iya bagi teman-teman yang ingin melanjutkan pulang ke Bandung dengan menggunakan Siliwangi trans dan tidak mendapatkan tempat duduk karena memang dari pagi sampai malam travel ini peminatnya luar biasa, (jadi diusahakan untuk boking tempat dulu dari jauh-jauh hari) teman-teman tidak usah kawatir karena dari pintu masuk siliwangi trans Sukabumi itu merupakan jalur Bus Sukabumi-Bandung, jadi kalau tidak mendapatkan tempat di siliwangi trans teman-teman bisa menggunakan bus untuk pulang kembali kebandung tanpa harus ke terminal Sukabumi

    Lokasi untuk menunggu Bus Bandung - Sukabumi


    Sedang menunggu bus Bandung - Sukabumi


    Semoga bisa menjadi refrensi untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke pantai sawarna, dan mencari tempat yg jarang dikunjungi oleh banyak orang ( Karena pantai Sawarna dan Tanjung Layar sudah terlalu penuh dengan manusia), Ok tetap jaga keindahannya jangan buang sampah sembarangan OK, "Keep Clean" Tuhan memberkati



    Related Posts:

    10 Responses to "Pantai Sawarna surga tersembunyi di selatan Banten"

    1. kayaknya kenal...sapa ya...dimana ya...mmmmmm....

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hayo siapa hayo..???dimana hayo???:v

        Hapus
    2. Sawarna ini ombaknya besar ya, tapi cakep viewnya. Lagi penasaran juga untuk bikin video selain foto untuk blog...

      BalasHapus
      Balasan
      1. @Baktiar Sontani betul sekali mas bro ombak pantai sawarna besar sekali, jadi memang cocok untuk surfing, iya mas bro coba di videokan semua monmen berharga ditempat yang sudah pernah kita kunjungi, ya lumayan lah buat kenang kenangan ke anak cucu kita kelak (he...he..he.)

        oh iya jangan lupa mampir
        https://www.youtube.com/playlist?list=PLadLBWqt_4yUDMdTxWWibcHekRcaDc0z7
        untuk melihat video video lainya, sudah melihat video sensasi naik turun 50m untuk menuju go jomblang? monggo mas bro dilihat

        Hapus
    3. Coba camping disitu mas, seruuu. Cerita saya camping disini http://www.virustraveling.com/kabur-sejenak-ke-pantai-sawarna/
      Tapi sayang, belum sempat main-main ke goa sekitar.

      salam

      BalasHapus
    4. @ Bobby Ertanto saya sudah mampir ke artikel yang mas tulis, luar biasa foto-fotonya bagus, tapi memang ya mas tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang pasir putih dan tanjung layar sudah terlalu padet dengan pengunjung, memang lebih baik langsung ke goa langir mas untuk mendapatkan spot spot foto yang lebih bagus. terimakasih sudah mau berbagi komentar, Tuhan memberkati

      BalasHapus
      Balasan
      1. Walaaaah mampir lagi ke artikel ini, nyasar di google hihihi... iya nih mba, ntah kapan lagi ada waktu ke pantai sawarna dan eksplore ke tempat-tempat lainnya. Met hari minggu and GBU both.

        Hapus
    5. Boleh dicoba nih liburan kesana.. trims infonya

      BalasHapus
      Balasan
      1. @jdlines betul silahkan dicoba liburan kesana nggak bakalan nyesel deh, terimakasih sudah berkunjung dan memberi komentar

        Hapus

    Terimakasih sudah berkunjung, silahkan bertanya mengenai perjalanan kami, dengan senang hati kami akan menjelaskannya kepada Anda