Curug Luhur Cigangsa Surga tersembunyi kedua setelah cikaso (Amazing Sukabumi) Indonesia Bagus

Setelah tak jemu-jemu mengagumi keindahan curug cikaso, kami putuskan untuk kembali ke bandung tapi ternyata teman saya mengatakan bahwa dia baru saja melihat disalah satu website bahwa masih ada curug lagi yang tidak jauh dari curug cikaso bernama Curug Luhur Cigangsa. Berjarak sekitar 110 Km kearah selatan kota Sukabumi atau 1 km dari kecamatan Surade. Jika dari Curug Cikaso hanya sekitar 10 km dengan memakan waktu sekitar ± 30 menit dengan berjalan kaki.  Untuk mencapai lokasi ini cukup sulit karena harus melewati jalan setapak yang jalanannya cukup menantang dan menyebrangi sungai yang airnya cukup deras.



Rute menuju Curug Cigangsa dapat ditempuh melalui pertigaan tugu kota Surade.  Untuk sampai ke lokasi, tidak ada tanda arah sama sekali.  Kendaraan berhenti dan diparkir di salah satu rumah warga.  Selanjutnya ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri pematang sawah dan menyeberangi sungai menuju lokasi curug dengan waktu tempuh sekitar 10 menit sampai di bagian atas Curug Cigangsa.  Bila ingin menikmati keindahannya dari bawah tebing harus menuruni lereng yang cukup curam dengan kondisi jalan yang licin dan becek.  Waktu yang dibutuhkan untuk turun ke bawah sekitar 20 menit.

Curug Luhur Cigangsa merupakan obyek wisata yang mempunyai nilai sejarah dan berada di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat. Sungai Cigangsa merupakan aliran sungai hanyutnya Nyi Putri Suradewi yang merupakan putri dari Rd. Jagabaya yang menjadi Bupati Galuh Imbanagara dari tahun 1732 – 1751 Masehi. Nyi Putri Suradewi adalah adik dari Rd. Suranangga atau di daerah Surade lebih dikenal dengan nama Eyang Wirasantri Dalem Cigangsa. Beliau adalah tokoh pendiri Surade.

Setelah kami sampai kami parkirkan kendaraan kami di rumah milik salah satu warga disana, dengan membayar Rp.20.000, lalu kami ditunjukan jalan menuju ke curug, kami harus melewati persawahan dan ternyata jalan untuk menuju curug sudah dibuatkan oleh warga sekitar, sudah terdapat anak tangga dan juga pegangannya, sudah lebih rapi dan terawat hanya saja bagian yang sudah mendekati curug mulai tidak terurus, rasanya kami seperti melewati hutan rimba (lebay ha..ha..ha..) setelah menempuh perjalanan turun sekitar 200 - 300 m, kami tiba di curug luhur cigangsa keadaan curug saat itu sedang kering jadi air yang turun sedikit, dan kerennya hanya kami bertiga yang ada dicurug itu (keren..!!!) andai aliran air yang turun deras pastinya kami tidak dapat bebas untuk berfoto dan mengabadikan gambar kami ditengah tengah curug. sebenarnya kita bisa turun lagi untuk mengeksplore bagian bawah curug akan tetapi kami sudah kehabisan waktu harus kembali ke bandung, tapi jika kalian semua sudah ke curug cikaso jangan lupa juga mampir ke curug cigangsa, nggak kalah keren pokoknya.




Dan akhirnya ekspedisi Kab.Sukabumi kami berakhir, luara biasa Sukabumi banyak tempat yang menarik dan layak dikunjungi, lain kali kami akan kesana untuk menelusuri tempat-tempat yang masih jarang dikunjungi dan pastinya akan kami share kepada semua teman teman.
Semoga bisa menjadi refrensi untuk teman teman yang ingin menuju curug cigangsa, jangan lupa tetap jaga keindahannya dan kebersihannya,"Keep Clean" Tuhan memberkati


Ini video penampakannya




Related Posts:

Curug cikaso surga tersembunyi Kab.Sukabumi (Amazing Sukabumi) Indonesia Bagus

Setelah puas menikmati pantai muara kami melanjutkan perjalanan kami menuju curug cikaso, curug cikaso sendiri terletak di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kec. Surade, Kab. Sukabumi Propinsi  Jawa Barat. Berjarak tempuh sekitar 8 kilometer dari Surade, 15 kilometer dari Jampang Kulon, 30 kilometer dari Ujunggenteng, dan sekitar 110 kilometer dari Kota Sukabumi. Atau +/- 70 km dari Palabuhanratu. Umumnya rute perjalanan menuju Curug Cikaso diawali dari kota kecil Surade yang memakan waktu tempuh sekitar setengah jam (berjarak tempuh sekitar 8 km) dengan kendaraan roda dua atau empat hingga tiba di pertigaan Jalan Cikaso dengan kondisi jalan yang berliku dan beraspal baik.
Setelah kami sampai kami parkirkan kendaraan kami lalu membayar tiket masuk, jadi total pengeluaran kami untuk parkir Rp.12.000, biaya sewa perahu Rp.75.000 dan juga tiket masuk per orang Rp.6.000, kami memilih menggunakan perahu karena mengejar waktu untuk kembali pulang ke bandung, sebenarnya bisa jika kita ingin berjalan kaki tapi waktu tempuh kurang lebih 20menit melewati persawahan dan hutan. setelah kami membayar kami diantar untuk menuju perahu yang akan membawa kami ke lokasi curug, jarak tempuh dengan menggunakan perahu relatif lebih dekat, dan suasana didalam perahu juga menyenangkan kita bisa serasa berada di grand canyon pangandaran, warna airnya hijau bersih dan terjaga. tidak sampai 5 menit kami sudah bisa turun dari perahu dan mengikuti jalan setapak yang berjarak kurang lebih 100m dan sampailah kita di curug cikaso.




Curug Cikaso sebenarnya bernama Curug Luhur, mengalir dari anak sungai Cikaso yang bernama Cicurug. Tapi oleh kebanyakan orang, curug ini lebih dikenal dengan nama Curug Cikaso.  Curug Cikaso terbentuk dari tiga titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi dengan di bagian bawahnya terdapat kolam dengan warna airnya hijau kebiru-biruan.  Kedua titik air terjun dapat terlihat dengan jelas sedangkan yang satu agak tersembunyi dengan tebing yang menghadap ke timur.  Masing-masing air terjun mempunyai nama masing. Yang kiri bernama Curug Asepan, tengah bernama Curug Meong dan kanan bernama Curug Aki.  Ketiga curug ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar tebingnya sekitar 100 m. dan hati hati disini kita tidak diijinkan untuk berenang karena kedalaman air mencapai 40m.

Berkunjung ke Curug Cikaso sebaiknya dilakukan pada pagi hari karena bias sinar matahari yang baru terbit akan tercipta dengan jelas dari butir-butir halus cipratan air terjun. pas sekali bagi yang hobi fotografi dan selfie ha..ha..ha..ha..





Semoga bisa menjadi refrensi teman teman yang ingin berkunjung ke curug cikaso, jangan lupa dijaga ya keindahan dan kebersihannya, "Keep Clean" Tuhan memberkati


Ini video penampakannya



Related Posts:

Pantai Muara tersembunyi dekat dengan Pantai Ujung genteng ( Amazing Sukabumi) Indonesia Bagus

Dalam Perjalanan kami pulang menuju bandung kami tidak sengaja menemukan pantai ini, awalnya istri saya mengatakan " Mas kenapa kita tidak coba kesana, disana ada gapura dan pos keamanan yang nampaknya sudah lama tidak terurus, jangan-jangan nembus ke pantai", awalnya saya tidak percaya juga sih, tapi akhirnya kami mencoba menelusurinya, ternyata oh ternyata benar saja kami masuk kurang lebih 1 Km dan menemukan pantai yang luar biasa (Keren banget Bro...!!!) jaraknya kalau dari pantai ujung genteng kurang lebih 2-3 km arah kembali pulang ke bandung, lihat kanan jalan, jika melihat ada gapura dan pos keamanan yang sudah tidak terurus maka kita tinggal masuk kedalamnya.
Ketika kami bertanya kepada orang-orang yang sedang berkunjung kesana nama pantainya pantai muara karang, tapi kami sendiri kurang begitu tau juga nama yang sebenarnya. Pantai ini punya keunikan yang khas selain karena merupakan pertemuan antara air sungai dan air laut sehingga terdapat perubahan warna airnya juga pantai ini berdekatan dengan vila pribadi yang tidak terurus (kasian....sayang banget).

Untuk dapat mengabadikan foto atau berselfie ria dipantai ini kita harus turun kebawah menuju batu karang dimana biasanya digunakan orang sekitar untuk memancing ikan, dari batu karang ini kita bisa mendapatkan spot foto yang bagus, dan harus diingat hati-hati saat turun kebawah karena tangganya licin, saya sempat terjatuh disana.






Semoga bisa menjadi refrensi untuk teman-teman yang ingin mengunjungi tempat wisata yang berdekatan dengan pantai ujung genteng, tetap jaga kebersihan dan keindahannya ya, "Keep Clean" Tuhan memberkati.

Ini video penampakannya


Related Posts:

Pantai Penangkaran Penyu Ujung genteng Kab.Sukabumi (Amazing Sukabumi) Indonesia Bagus

Setelah puas menikmati keindahan dari pantai ujung genteng, tak jauh dari pantai tersebut kurang lebih 2 - 3 Km kita bisa berkunjung ketempat penangkaran penyu, masih berdekatan dengan pantai ujung genteng, kita bisa ambil rute menuju penagkarang penyu dengan mengambil jalan dalam menelusuri pinggiran pantai melewati tempat-tempat penginapan, setelah kita melihat tulisan "TURTLE BEACH HOTEL" kita belok kiri dan ikuti jalan itu terus sampai menemukan masjid besar kita kembali belok kiri, memasuki perkampungan warga dan juga persawahan apabila kita menemukan perempatan maka kita ambil jalan yang kekanan lurus terus jangan belok mentok kita akan sampai ketempat penangkaran penyu.





Ditempat ini kita bisa melihat bagaimana penyu dikembang biakan agar terhindar dari kepunahan, kita bisa melihat tempat pengeraman telur penyu dan juga bayi-bayi penyu yang baru menetas, pada saat kami kesana kebetulan pas sekali bayi-bayi penyu baru menetas sehingga kami bisa mengabadikannya sambil memegangnya.

Tempat telur dieramkan didalam pasir


 Bayi-bayi penyu yang baru menetas




Apakah kalian tau teman-teman Penyu mengalami siklus bertelur yang beragam, dari 2 – 8 tahun sekali dan untuk dapat bertelur penyu harus sudah berusia 30th (lah kita aja umur 16 sudah bisa hamil ha..ha..ha..)makannya kalau tidak ada konservasi kelak anak cucu kita tidak dapat melihatnya lagi. Sementara penyu jantan menghabiskan seluruh hidupnya di laut, betina sesekali mampir ke daratan untuk bertelur. Penyu betina menyukai pantai berpasir yang sepi dari manusia dan sumber bising dan cahaya sebagai tempat bertelur yang berjumlah ratusan itu, dalam lubang yang digali dengan sepasang tungkai belakangnya. Pada saat mendarat untuk bertelur, gangguan berupa cahaya ataupun suara dapat membuat penyu mengurungkan niatnya dan kembali ke laut.

Tidak banyak regenerasi yang dihasilkan seekor penyu. Dari ratusan butir telur yang dikeluarkan oleh seekor penyu betina, paling banyak hanya belasan tukik yang berhasil sampai ke laut kembali dan tumbuh dewasa.  oleh karena itu di tempat penangkaran penyu ini biasa dilakukan pelepasan tukik atau bayi penyu setiap jam 18:00 kenapa dilakukan pada saat sore hari?menurut petugasnya disana, pada saat jam tersebut predator yang biasa memangsa dilaut sedang tidak aktif sehingga kemungkinan tukik ini bisa selamat relatif lebih besar.

Ketika kami tanya predator jenis apa yang paling berbahaya??, kalian tau apa teman-teman jawaban dari petugas disana?? jawabannya adalah "MANUSIA" (Apa....!!!! sambil kaget) nggak nyangka aja karena ulah kita sendiri sekarang penyu-penyu sudah semakin langka, dan karena ulah kita juga kedepan anak cucu kita hanya bisa melihatnya via internet. Sebagian orang menganggap penyu adalah salah satu hewan laut yang memiliki banyak kelebihan. Selain tempurungnya yang menarik untuk cenderamata, dagingnya yang lezat ditusuk jadi Sate penyu berkhasiat untuk obat dan ramuan kecantikan. ayolah Bro n Sis kita dukung pelestarian Penyu ini kalau bukan kita yang menjaganya siapa lagi. "SAVE PENYU"



Tempat dimana kita bisa melepaskan bayi bayi penyu untuk kembali kehabitatnya

Semoga bisa menjadi refrensi untuk teman teman yang ingin berkunjung ke tempat penangkaran penyu di pantai ujung genteng, tetap jaga kebersihannya dan keindahannya, "Keep Clean" Tuhan memberkati

Ini Video penampakannya




Related Posts:

Pantai Ujung Genteng Kab.Sukabumi (Amazing Sukabumi) Indonesia Bagus

Perjalanan kali ini kami lanjutkan menuju sebuah pantai didaerah Kab.Sukabumi yaitu Pantai Ujung genteng, Pantai Ujung genteng berlokasi di Desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dengan jarak tempuh sekitar 220 KM dari Jakarta atau 230 Km dari Kota Bandung. Waktu yang tempuhnya sekitar 6-7 jam perjalanan bermobil. rute yang bisa kita ambil sebagai berikut:



Jika anda seorang Backpacker
Jakarta/Bandung – Sukabumi – Lembur Situ – Surade – Ujung Genteng
• Jakarta/bandung – Sukabumi Rp 40.000,-(Naik Bus)
• Sukabumi – Lembur situ Rp 6.000,-
• Lembur Situ – Surade Rp 20.000,- sampai dengan Rp 27.000,-
• Surade – Ujung Genteng Rp 20.000,- per orang
Perjalanan bisa mencapai 12 jam. (karena waktu transit yang lama)
Nb: harga bisa berubah-ubah setiap saat jangan dijadikan patokan

Rute Jika naik mobil pribadi
Rute 1 Jakarta – Ciawi – Cicurug – Cibadak = 2,5 jam… Kemudian.. Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cikembar – Jampang kulon – Surade – Ujung Genteng total perjalanan kurang lebih 8,5 jam
Rute 2. Jakarta – Ciawi – Cicurug – Cibadak – Sukabumi – Jampang Tengah – Jampang Kulon – Surade -Ujung Genteng kurang lebih 7 jam

Setelah kami berunding bersama teman-teman sesama petualang, kami putuskan untuk berangkat jumat sore dan berharap bisa kembali minggu sore karena pada hari senin pekerjaan sudah menanti (hiks...hiks...) oleh karena itu kendaran pribadilah yang kami pilih, karena tidak hanya pantai ujung genteng saja yang akan kita kunjungi, ada lima pantai dan dua curug yang berdekatan dengan pantai tersebut, jika kami menggunakan kendaraan umum maka sudah bisa dipastikan waktu untuk pulang ke bandung minggu sore tidak akan kekejar.
Kami melaju sabtu pagi dengan perjalanan yang kami tempuh kurang lebih 8 jam, sebisa mungkin bagi teman teman yang akan menggunakan kendaraan pribadi setelah sampai sukabumi atau jampang tengan bensin mobil harus terisi penuh karena setelah melewati kota tersebut kita tidak akan menemukan SPBU, dikarenakan rute yang kita lewati adalah perbukitan dengan jalan yang berkelok kelok.

Perjalanan saya rasa seperti jauh sekali dan tidak sampai sampai ( ha..ha..ha.. udah nggak sabar pengen ngelihat pantai). Setelah kami tiba di pantai ujung genteng sekitar pukul 16:00 kami langsung menelusuri pantai, luar biasa baru kali ini saya melihat seakan-akan air laut menyatu dengan langit sejauh mata memandang seakan luas sekali pantai ini sampai keatas langit, pantainya lumayan bersih, dan tenang (mungkin karena kami kesini pas bukan musim liburan) tipikal pantai yang sama dengan pantai sayang heulang garut dimana air laut tidak langsung menyentuh bibir pantai tapi dibatasi dengan rumput laut, gangang hijau dan batuan karang yang tertinggal setelah air laut surut dipagi hari. Air laut yang bersih ombak yang tenang sehingga sangat aman jika kita ingin berenang apalagi untuk anak-anak. banyak spot untuk berfoto dan selfie, yang jelas anda tidak akan bosan dipantai ini selain harga penginapan masih terjangkau dan juga makananannya pantai ini menawarkan tempat-tempat wisata lain yang menarik untuk dikunjungi.





Semoga bisa menjadi refrensi buat teman-teman yang ingin berkunjung ke pantai ujung genteng, dan tetap harus diingat ya teman-teman jaga kebersihannya dan keindahannya jangan buang sampah sembarangan, "Keep Clean"


Ini video penampakannya


Related Posts:

Embung Nglanggeran dan Gunung Api Purba Gunungkidul Jogjakarta (Amazing Gunungkidul) Indonesia Bagus

Perjalan terakhir kami di Gunungkidul Jogjakarta adalah mengunjungi Gunung Purba dan Embung Ngelanggeran, Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Koordinat GPS (lokasi): S7°50′28″ E110°32′29″ (lihat peta). Merupakan Kawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul dengan ketinggian antara 200-700 mdpl dan suhu udara rata-rata 23˚C - 27˚C. Lokasi berjarak tempuh 20 km dari kota Wonosari dan 25 km dari kota Yogyakarta.


Rute yang dapat kita tempuh dari jogja seperti berikut:

Rute Lokasi Embung Nglanggeran dari Jogja (Barat):
Jogja - Jalan Wonosari - Piyungan - Bukit Hargodumilah atau “Bukit Bintang” - Perempatan Timur Radio GCD FM Patuk ke kiri - Desa Ngoro-Oro (banyak terdapat tower - menara relay atau transmisi stasiun TV) - Pertigaan setelah UPT Puskesmas Patuk II ke kanan - Pendopo Kalisong ikuti terus jalan aspal - pertigaan setelah SDN Nglanggeran ke kiri - liat papan petunjuk menuju Kebun Buah Nglanggeran di jalan tikungan dan pertigaan - Kebun Buah Nglanggeran

Rute Lokasi Embung Kebun Nglanggeran dari Wonosari (Timur):
Wonosari - Bundaran Siyono - Tugu Batas Kota Wonosari - Lanud TNI AU Gading - Rest Area Bunder - Pertigaan Sambi Pitu memutar ke kanan - sekitar 50 meter ada pertigaan ke kiri masuk Padukuhan Widoro Wetan - Balai Padukuhan Nglanggeran Wetan - pertigaan ke kanan - Kebun Buah Nglanggera


ya memang sangat disarankan untuk menggunakan sepeda motor untuk bisa jalan-jalan menelusuri tempat tempat wisata di gunungkidul jogja, (lebih enak Bro n Sis.....!!!)

waktu sudah menunjukan pukul 17:00 kami sudah berencana untuk melihat matahari terbenam diatas puncak gunung purba, tapi apa daya setelah bertanya kepada salah satu penjaga disana untuk bisa sampai kepuncak membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam, wah ya nggak mungkin kita bisa mengejar matahari terbenamnya, padahal di gunung purba juga ada 7 lokasi yang harus dikunjungi, ya jadi kami putuskan tidak mungkin melihat matahari terbenam disana, akhirnya kami semua berangkat menuju Embung Ngelanggeran untuk melihat matahari terbenam.


Embung adalah kata yang digunakan oleh orang Jawa untuk menyebut telaga buatan. Embung Nglanggeran adalah telaga buatan yang fungsi utamanya adalah untuk mengairi kebun buah di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran. Selain sebagai sumber pengairan, Embung Nglanggeran juga difungsikan sebagai obyek wisata.



Diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada bulan Februari 2013, Embung Nglanggeran langsung menyedot perhatian wisatawan. Hal ini dikarenakan lokasinya yang unik dan pemandangannya yang ciamik. Embung Nglanggeran terletak di pinggang Gunung api purba Nglanggeran. Lokasi embung dulunya merupakan sebuah bukit yang kemudian dipotong dan dijadikan telaga buatan.

Butuh tenaga ekstra supaya bisa sampai keatas, dengan menaiki puluhan anak tangga, pokoknya ngos ngosan dah he..he..he.., tapi semua terbayarkan setelah kita sampai diatas Beuh...!!!! pemandangannya indah banget Bro n Sis, matahari terbenamnya itu loh sesuatu banget ha..ha..ha..spot foto yang bagus untuk pecinta fotografi dan juga selfie, perpaduan warna awan dan juga bukit ditambah dengan gunung purba dan taman buahnya, sampai nggak bisa ngomong saya terpesona banget. tempatnya masih bagus, dan juga bersih jarang saya menemukan sampah disini, mungkin karena gunung purba masih disucikan oleh penduduk sekitar, sehingga kita tidak bisa berbuat macam-macam di sekitaran area tersebut, jangankan buang sampah sembarangan ngomong kotor saja dilarang ha..ha..ha.., ada bagusnya juga lah jadi bersih tempatnya he...he..he..




Oke semoga bisa menjadi refrensi untuk Bro n Sis yang ingin melakukan perjalanan menuju Gunug Purba dan Embung Nglanggerang, tetap jaga kebersihan ya buang sampah pada tempatnya, jika tidak ada tempat sampah simpan sampahnya sampai menemukan tempat sampah, "Keep Clean" Tuhan memberkati.

Ini penampakan videonya

   

Related Posts:

Pantai ngobaran Gunungkidul jogjakarta (Amazing Gunungkidul) Indonesia Bagus

Pantai ngobaran terletak di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. deket dengan Pantai Ngrenehan tempatnya menikmati ikan bakar. Letak pantai ngobaran yang bertebing tinggi ini hanya kurang lebih dua kilometer dari Pantai Ngrenehan. nggak jauh kan Bro n Sis he..he..he..? jadi sayang kalau nggak mampir kesini sekalian, Penduduk yang berada Pantai Ngrenehan saja sering membicarakan dan menyuruh kami untuk mampir ke Pantai Ngobaran, jadi jangan lupa mampir ya Bro n Sis kalau sudah sampai di pantai ngrenean.


Ngobaran merupakan pantai yang cukup eksotik. Kalau air surut, kita semua bisa melihat hamparan alga (rumput laut) baik yang berwarna hijau maupun coklat. Jika dilihat dari atas, hamparan alga yang tumbuh di sela-sela karang tampak seperti sawah di wilayah padat penduduk. Puluhan jenis binatang laut juga terdapat di sela-sela karang, mulai dari landak laut, bintang laut, hingga golongan kerang-kerangan.

Untuk mencapai pantai ngobaran tidaklah terlalu sulit karena sudah ada papan penunjuk arahnya, namun memang harus berhati-hati karena jalan yang sempit dan berkelok-kelok naik turun. Rute yang dapat kita tempuh menuju pantai ngobaran dari jalan Jogja-Wonosari di pertigaan Gading silakan ambil jalan ke selatan arah Playen, tinggal ikuti saja jalan sampai ke pertigaan pasar Paliyan ambil kiri kemudian tidak jauh dari situ belok ke kanan dan tinggal ikuti jalan serta papan penunjuk arah ke pantai Ngobaran. Jika mau ke pantai ini ketika musim liburan memang harus waspada karena jalan yang dilewati hanya cukup untuk 1 mobil, jadi jika berpapasan harus bergantian. (makannya Bro n Sis lebih baik untuk menyewa sepeda motor, lebih bebas dan enak saja sih)


Dan cirikas dari pantai ngobaran adalah terdapatnya pura buatan, saya kurang begitu tau apakah pura tersebut digunakan untuk tempat ibadah atau tidak karena kita bisa keluar masuk untuk berfoto ria disana. selain terdapat pura ombak yang ada dipantai ini cukup besar jadi berhati hatilah, tempatnya walaupun sudah ramai tapi lumayan rapi dan juga bersih cocoklah untuk liburan sekeluarga.





Semoga bisa menjadi referensi untuk Bro n Sis yang mau jalan-jalan ke pantai ngobaran, tetap jaga kebersihannya  buang sampah pada tempatnya dan jika tidak ada tempat sampah, simpan sampahnya sampai menemukan tempat sampah, "Keep Clean" Tuhan memberkati

Inilah video penampakannya


Related Posts:

Goa Pindul Gunungkidul jogjakarta (Amazing Gunungkidul) Indonesia Bagus

Setelah lelah dan capek menelusuri goa jomblang, kami oleh tim dari sowan wisata diajak untuk menelusuri goa pindul, goa pindul berada di desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta ( Bro n Sis bisa cari di google map ya).


Untuk rute yang lebih jelas Jika dari arah Yogyakarta, maka arahnya searah dengan rute menuju Kids Fun dan bukit bintang. Ikuti jalan besar tersebut hingga Anda akan melewati Hutan Tleseh yang rimbun atau biasa disebut Taman Hutan Rakyat, Setelah melewati hutan, Anda akan melewati  pertigaan Gading. Pilihlah jalan yang lurus menuju Kota Wonosari dengan jarak tempuh sekitar 3 jam perjalanan. Tepat di tugu batas kota yang berupa gerbang, Anda akan melihat Bunderan Siyono. Disini Anda bisa menyewa ojek yang bisa mengantarkan Anda ke Goa Pindul.

Berbeda dengan goa jomblang, tipikal goa pindul adalah goa yang terbentuk dari stalaktit dan stalakmit dari batuan kapur, dan dibawahnya terdapat genangan air yang terkadang berwarna hijau bersih ketika musim kemarau dan coklat ketika musim hujan.


Dengan kedalaman air yang sangat luar biasa bisa mencapai 20-40m maka memang kita diharuskan menelusurinya dengan pemandu, untuk biaya masuk masing masing orang terkena biaya seperti dibawah ini rinciannya:

Harga Masuk Goa pindul dan paket wisata didalamnya:

1. Paket Caving Goa Pindul:
Harga Ticket: Rp. 35.000/Pengunjung

2. Paket Rafting/River Tubing Sungai Oya
    Harga Ticket: Rp.45.000,-/Pengunjung

3. Susur Goa Gelatik
    Harga Ticket: Rp.30.000,-/Pengunjung

4. Susur Goa Sriti (Untuk sementara belum tersedia)
Harga Ticket: Rp.30.000,-/Pengunjung

5. Susur Goa Emas (Untuk sementara belum tersedia)
   Harga Ticket : Rp.25.000,-/Pengunjung

6. Susur Goa Asri (Untuk sementara belum tersedia)
   Harga Ticket: Rp.20.000,-/Pengunjung

NB : Pertanggal 20 Desember 2014 Pemda Gunungkidul menarik retribusi 10 ribu/org dari setiap pengunjung yang masuk kawasan Goa Pindul. dan juga harag bisa berubah ubah setiap waktu jangan dijadikan patokan

Kami sepakat untuk mengambil paket yang pertama dengan Rp.35.000 per orang kami sudah ditemani dengan satu orang pemandu dan juga ban sebagai perahunya. bagi yang membawa smart phone disana juga menyediakan casing smart phone yang anti air (harga tergantung dari berapa inci smart phone kita)

setelah kami siap pemandu mengajak kita untuk langsung masuk kedalam air dan dituntun masuk kedalam goa sambil menceritakan semua sejarah mengenai goa pindul dari jaman dulu sampai sekarang, pemandunya sangat ramah dan dalam membawakan ceritanya sangan baik pokoknya mantab lah, didalam kita bisa menemukan tempat petilasan orang-orang sakti jaman dulu dan tempat berternaknya kelelawar, ada suatu tempat yang cocok untuk spot foto yang baik karena diatasnya terdapat lubang yang bisa tembus cahaya matahari sehingga seperti cahaya surga di goa jomblang keren pokoknya...he...he...he...







Ok semoga bisa menjadi refrensi buat Bro n Sis yang ingin mengunjungi Goa pindul, jangan lupa tetap jaga kebersihan ya, buang sampah pada tempatnya jika tidak menemukan tempat sampah simpan sampahnya sampai menemukan tempat sampah, "Keep Clean"

Related Posts:

Pantai Timang Gunungkidul (Amazing Gunungkidul) Indonesia Bagus

Dikarenakan pantai sepanjang sudah sangat ramai, pada akhirnya kami sepakat untuk mencari tempat yang jarang didatangi oleh wisatawan walau tempatnya agak jauh ya sudah kami siap untuk ke pantai timang. Pantai Timang terletak di Padukuhan Danggolo Desa Purwodadi Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Koordinat GPS: S8°10'36" E110°39'44" - (Silahkan cari di google map ya Bro n Sis).


Perjalanan dari kota Yogyakarta menuju Pantai Timang memerlukan waktu sekitar 3 jam. Untuk mencapai pantai ini kita akan sedikit mengalami kesulitan karena kurang terdapat papan penunjuk yang memadai. Jarak pantai Timang dari Wonosari sekitar 35 km. Dari arah Wonosari kita akan melalui jalan yeng mengarah ke Pantai Baron. Dari pertigaan Mulo pengunjung berbelok dari semula ke arah pantai Baron menjadi ke Pantai Siung hingga sampai ke Pasar Dakbong. Setelah melewati pasar tersebut jalanan mulai berganti dari aspal menjadi jalan tanah berbatu layaknya jalan untuk kompetisi off-road. Penggunaan motor cross akan lebih memudahkan perjalanan. Pantai ini diapit oleh pantai-pantai sepanjang pesisir daerah Tepus. Di sebelah barat pantai ini terdapat pantai-pantai yang sejajar dengan Timang diantaranya Pantai Seruni, Pantai Pok Tunggal, dan Pantai Ngetun.

Rute menuju pantai timang

Perjalanan dari Yogyakarta menuju Pantai Timang memakan waktu sekitar 3 jam. Jarak dari kota Wonosari sampai sampai Pulau Timang sekitar 35 km. Wonosari – menuju ke arah Pantai Baron – Pertigaan Mulo – menuju ke arah Pantai Siung – Pasar Dakbong – jalanan berbatu – Pantai Timang

lokasi

Perjalan yang cukup jauh dari pantai sepanjang kurang lebih 1.5 jam ditambah dengan jalan yang masih jelek saat mau masuk kepantainya, jalanan masih terbuat dari batu batu kapur yang tidak dihaluskan jadi memang serasa berjalan diatas batu batuan (makannya lebih enak menggunakan motor treal kalau kepantai ini) tapi semua terpuaskan saat kami sudah sampai dipantainya, kalau dilihat dari atas memang biasa-biasa saja, belum terkelola dengan baik yang mengelola ya hanya para nelayan yang tinggal disana, jangankan tempat makan WC saja susah Bro n Sis, tapi setelah kita turun ke pantainya beuh...!!!! keeeerrrrrreeeennnnn.....!!! cuman kita bertiga yang ada dipantai ini, gila men ini yang kita cari dari kemarin pantai yang masih jarang dikunjungi, bersih dan bener-bener bau laut bukan bau amis dari rumah makan seafood.

Pantai Timang memiliki dua pulau untuk bisa kepulau satunya lagi kita harus menggunakan gondola, gondola disini biasa dipakai para nelayan untuk menangkap lobster di pulau sebrang, butuh nyali yang besar bro untuk mau naik  gondola ini, karena peralatannya sederhana banget ya walupun ada operatornya, tapi operatornya ya para nelayan disana, (malah tambah nggak yakin saya hi..hi..hi..) dan juga dibawah sudah menanti deburan ombak yang sangat besar, tipikal pantai selatan (tambah ciut aja nieh nyali hadeuh...!!!), tapi kami sepakat dari semua destinasi wisata yang ada di gunungkidul yang kami kunjungi pantai timang adalah yang terbaik.




Ok Bro n Sis Pokoknya kalian tidak akan menyesal ke pantai ini walau dengan bersusah payah tapi kita bisa menikmati pemandangan yang luar biasa, tetap jaga kebersihan ok "Keep Clean" dan jaga keindahannya. Tuhan memberkati

Ini video penampakannya

Related Posts:

Pantai Sepanjang Gunungkidul Jogjakarta (Amazing Gunungkidul) Indonesia Bagus

Setelah Kami puas dengan petualangan kami di goa jomblang dan goa pindul kami beristirahat dirumah sahabat kami Mas Topik yang berada di wonosari, kami bermalam disana dan dijamu dengan luar biasa, pokoknya mas topik sekeluarga terimakasih sudah mau direpotin sama kami 3 hari 2 malam, kalian luar biasa biar Tuhan yang membalas semua kebaikan mas topik sekeluarga.




OK akhirnya kami meminjam motor yang dimiliki oleh mas topik ( wah ternyata temanku yang satu ini juragan motor ha..ha..ha..ha..jadi nggak bingung masalah kendaraan) oke setelah diberikan peta wisata oleh mas bro topik maka perjalan kita lanjutkan untuk menelusuri pantai yang ada di gunung kidul pantai pertama  yang kita kunjungi adalah pantai sepanjang, pantai sepanjang terletak di di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari (Bisa dilihat di google map ya Bro n Sis) berdekatan dengan pantai kukup, memang enak sekali kalau kita bisa naik motor saat wisata ke gunung kidul banyak destinasi wisata yang bisa kita kunjungi dengan leluasa.

Pantai sepanjang sendiri berada di jejeran pantai pantai yang merupakan objek wisata yang terdapat digunung kidul sehingga rute yang ditempuh sebenarnya tidak akan berbeda dengan rute menuju pantai pantai lain yang terdapat di gunung kidul berikut ini rute yang dapat kita tempuh

Rute dari Klaten : Lewat arah ke Cawas – Semin – Karangmojo – Rongkop – Pantai Siung - Desa tepus - Pantai Indrayanti - Pantai Sundak - Pantai Krakal - Pulau drini - Pantai Sepanjang

Rute dari Kota Solo : Solo ke Sukoharjo menuju Wonogiri ambil arah Wuryantoro kemudian Eromoko kemudian Pracimantoro kemudian Rongkop kemudian Girisubo kemudian Purwodadi yang masuk kecamatan Tepus dan terakhir Pantai Siung Desa tepus - Pantai Indrayanti - Pantai Sundak - Pantai Krakal - Pulau drini - Pantai Sepanjang

Jalur dari Tengah seperti dari kota Klaten : Dari Semanu ke  Giripanggung ke Sumberwungu ke Klayu ke Gude ke Blekonang kemudian Winangun dan Pantai Siung. Atau bisa juga dari arah Giripanggung menuju Cuelo ke selatan kemudian Winangun dan pantai Siung.Desa tepus - Pantai Indrayanti - Pantai Sundak - Pantai Krakal - Pulau drini - Pantai Sepanjang

Jalur dari Timur bisa dari Pracimantoro ke arah Kecamatan Rongkop atau Baran ke selatan arah Nglindur ke Pertigaan sebelum Pasar Ngrancah (di tengah ada Tugunya) belok ke kanan ke pasar Jepitu kemudian lurus terus ke arah pertigaan  Winangun dan belok kiri Pantai Siung.

Alternatifnya bisa dari Timur atau Utara  ke arah Song Banyu atau arah pantai Sadeng ke pertigaan ke kanan arah Pasar Ngrancah (kalau ke kiri ke Pantai Sadeng) ke pertigaan yang ada Tugu di tengah kemudian Belok Kiri arah ke Pasar Jepitu setelah itu lurus terus ke arah pertigaan  Winangun dan belok kiri Pantai Siung - Desa tepus - Pantai Indrayanti - Pantai Sundak - Pantai Krakal - Pulau drini - Pantai Sepanjang

Keterangan  rute dari Kota Jogjakarta :
Jika kita berangkat dari kota Yogyakarta bagian utara kita bisa melalui jalan menuju Candi Prambanan kemudian ketika sampai di pertigaan lampu merah setelah jembatan di dekat Candi Prambanan kita ambil kanan lurus aja sampai menemukan pertigaan piyungan kemudian kita ambil kiri.Jika kita dari arah Jogja selatan kita bisa lewat jalan wonosari atau arah ke Kids Fun lurus saja ke arah timur nanti menemukan pertigaan piyungan arah timur atau lurus saja kemudian kita menjumpai jalanan yang naik dan berkelok jadi harap hati - hati ketika melewati kawasan ini.Kemudian akan menjumpai pertigaan Gading atau dikenal pertigaan Lapangan AAU Gading. Untuk jalur kota Wonosari, kita harus mengambil arah lurus menuju ke Bunderan Siyon.Kita bisa memilih melewati pusat kota dengan berjalan lurus atau mengambil rute Ring Road di arah kanan. Tujuan kedua rute ini sama-sama menuju pertigaan Mulo ( di pertigaan ini ada papan arah pilihan pantai, seperti foto di atas sendiri halaman ini ) dihadapkan lagi pada dua pilihan jalur, yakni Jalur Tepus dan Tanjungsari.

Dari arah Tanjungsari
Dari pertigaan Mulo, kita harus mengambil arah lurus kearah Tanjungsari, dimana kita akan bertemu dengan pertigaan yang terhubung dengan jalur dari arah Trowono (Jalur Selatan). Pada titik ini kita dapat berjalan lurus, langsung menuju kawasan pantai. Dimulai dari Pantai Baron, Kukup, Drini, Krakal, Sundak, dan paling ujung Indrayanti atau Pulang Syawal.

Dari arah Tepus
Jika dari daerah Tepus, pemandangan perbukitan karst dan pedesaan akan mewarnai perjalanan kita. Kita akan melewati pusat kecamatan Tepus kemudian akan menemukan pertigaan Tepus, dengan arah kiri menuju Pantai Wediombo dan Siung, sementara arah kanan menuju ke Indrayanti atau Pulang Syawal. Ambilah arah kanan karena setelah sekitar 5 km,kita akan tiba di Pantai Indrayanti.

Rute kawasan Pantai  : Wonosari ke Mulo, dari pertigaan Mulo ini lurus saja ke arah Baron, 1km sebelum Pantai Baron ada pertigaan ambil ke kiri ke arah Pantai Kukup, Pantai sepanjang, Pulau Drini, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti kalau terus menuju Desa Tepus dan pertigaan Winangun atau Nangun ke kanan arah Pantai Siung.


Pantai sepanjang untuk biaya masuk dan parkir Rp.12.000 permotor, lalu kami parkirkan motor dan langsung menuju pantai, luar biasa walaupun sudah ramai pengunjung tapi pasir pantainya itu loh yang bener bener bikin aku kesemsem, putih bersih dan juga air lautnya yang biru, dengan langit yang cerah menambah keindahan dari pantai sepanjang ini.






Indah sekali kan Bro n Sis, jadi jangan lupa jika berkunjung kepantai sepanjang tetap jaga kebersihan, buanglah sampah pada tempatnya, jika tidak ada tempat sampah ya simpan dulu sampahnya sampai menemukan tempat sampah, "Keep Clean"

Related Posts:

Goa Jomblang Gunungkidul, (Amazing Gunungkidul) rasakan cahaya surga di bumi, Indonesia Bagus

Puji Tuhan liburan yang kami nanti nantikan sudah tiba, Natal tlah tiba...natal tlah tiba...hore....akhirnya bisa ngumpul bareng keluarga besar, melepas rindu dan berbincang bincang tentang kehidupan kita diperantauan (ha..ha..ha..lebay).

Setelah melewatkan liburan natal bersama adik dan kedua orang tua, kami melanjutkan untuk ekspedisi Wonosari Gunung kidul jogjakarta, "Pulang ke kotamu. Ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu. Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna" (kutipan dari lagu Kla Project "yogyakarta") ini lagu selalu saya putar selama 1 bulan sebelum perjalanan kami menuju jogja (ha..ha..ha..karena nggak sabar menunggu waktunya tiba).


Kami berangkat dari bandung tanggal 27 Desember 2014, dari stasiun Bandung kami berangkat jam 07:00 dan sampai distasiun Jogja jam 15:00

 Stasiun Bandung



Sampailah kami distasiun jogja pada pukul 15:00 sudah lama sekali kami tidak berkunjung kestasiun ini, kira kira sudah 8 tahun kami sudah tidak pernah menyapa jogja lagi, banyak kenangan di kota ini, dan pastinya kenangan indah dengan istriku tercinta (he..he..he..) disana kami sudah ditunggu oleh sahabat kami yang sudah sampai jogja 1 minggu sebelum kami ( Keren nieh sahabat kami, kurang kerjaan apa ya ha..ha...ha... hidupnya untuk traveling keren banget dah...!!!)


 Ketemu Sahabat backpacker di stasiun jogja



Sampai dijogja kami lanjut ke Klaten untuk menyapa pakde dan bude dan tidak lupa nyekar ke makam mbah kakung dan mbah putri, dan pastinya harus nyobain soto minti khas delanggu yang 1 porsi harganya Rp.2.000 ( Buset jaman gini masih ada aja beli soto 1 mangkok harga 2 rebu eit dah...!!!)



 Soto minti khas delanggu

Dengan makanan yang sederhana tapi sungguh luar biasa nikmat tiada taranya, dimana bisa ngumpul bareng lagi setelah 8 tahun nggak pernah jumpa sama pakde dan bude, itu sesuatu banget Bro n Sis, terimakasih Pakde dan bude Kami sayang kalian.

 Makan Bersama Pakde dan Bude di Dlanggu


Ok lanjut setelah berpamitan dengan pakde bude kami lanjutkan menuju tempat tujuan kami yaitu goa jomblang, Goa Jomblang terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, 8 Km timur kota Wonosari atau sekitar 50 kilometer sebelah tenggara Jogjakarta. Rute menuju goa jomblang  dari Jogja - Jalan Arah Wonosari Gunungkidul - Jalan menuju Semanu - ikuti arah papan petunjuk bertuliskan "Wisata Goa Kali Suci" - ikuti lagi papan petunjuk bertuliskan "Goa Jomblang" hingga menemui Resort Goa Jomblang. karena kami mengikuti agen wisata untuk ke goa jomblang maka kami diantar sampai ketempat tujuan dengan menggunakan mobil, kami berangkat dari penginapan kami dijogja jam 06:00 dengan perhitungan kami sampai di goa jomblang jam 8:00 sehingga kami bisa langsung turun dan melihat cahaya surganya, akan tetapi Tuhan berkehendak lain, dari pagi kami berangkat kami diberi cuaca mendung dan hujan yang tiada henti, (haduh...!!!gagal deh lihat cahaya surganya Hiks...Hiksss....) sampai disana kami bertemu dengan penanggung jawab yang ada disana dan kami diberikan kamar untuk beristirahat dan teh poci panas dengan gula batu (Beuh...nikmatnya...!!!!) sambil menunggu cuaca cerah dan juga peserta rombongan lainnya.

Waktu menunjukan pukul 10:30 Puji Tuhan cuaca cerah, dan akhirnya kami bisa turun kedalam goa dan melihat cahaya surga, kami turun kekedalam 50m dengan bantuan dari tim ahli yaitu para warga disekitar goa tersebut yang sudah dilatih untuk  menggunakan peralatan safety yg biasa digunakan untuk panjat tebing. tenang saja peralatan ini sangat aman karena tiap 6 bulan sekali pasti diganti, ya karena itu harga yang ditawarkan sangat mahal untuk masuk ke goa ini harga rata rata Rp 550.000 sampai Rp.650.000.

Setelah tali pengaman sudah terpasang diseluruh tubuh kita , maka kita siap untuk turun, kalian tau perasaan pertama yang akan kita rasakan Beuh...gila banget campur aduk antara takut, seneng, penasaran, plus merinding, ya coba aja deh rasain nanti gimana rasanya diturunin kekedalaman 50 m digantung gitu hi..hi...hi...


Papan petunjuk Mengenai goa Jomblang

Persiapan menggunakan peralatan safety


Digantung untuk turun kekedalaman 50m

Sampai dibawah kita dipandu untuk memasuki area goa, haduh bener bener baru ngerasain begini to petualangan yang sesungguhnya, untuk masuk kedalam goanya saja dengan bersusah payah menuruni anak tangga yang licin dan hanya dengan pegangan yang dibuat seadanya dari tali tambang. Setelah masuk kita dijelaskan untuk tidak memegang ataupun menyentuh semua tanaman yang ada disekitar dan didalam goa karena ini termasuk area penelitian, masih banyak peneliti dari dalam negri maupun dari luar yang meneliti flora yang terdapat didalamnya karena goa jomblang merupakan goa purba, dan didalam pemandu terus menerus menjelaskan kita mengenai sejarah goa jomblang tersebut, dan sampai pada akhirnya sampailah kita ketempat yang sudah ditunggu tunggu dimana kita bisa melihat cahaya surga itu, puji Tuhan luar biasa ciptaan mu, nggak bisa ngomong lagi saya beserta istri entah karena capek atau karena terharu melihat pemandangan yang begitu indah ini (ya sudahlah nggak usah dipikirin he..he..he..he..)




Sampai Dibawah dengan selamat


Untuk menuju ke mulut Goa harus dengan bersusah payah


Sampai di mulut goa dengan selamat

Sampai di mulut Goa bersiap menuju cahaya surga

Cahaya surga yang tertangkap kamera


Menikmati keindahan cahaya surga

Ya begitulah perjalan kami untuk menelusuri Goa Jomblang sesuai dengan uang yang kami keluarkan, kepuasan yang kami terima sesuai dengan apa yang kami keluarkan, bersyukur aja tempat ini bersih tidak ada sampah yang berserakan, terimakasih sudah menjaga tempat seindah ini dari sampah, Tuhan memberkati.

Ini video penampakannya






Related Posts: